Senin, 15 Desember 2025
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Para CEO Perkerataapian ASEAN saat berada di dalam LRT. (Foto: Ist./Antara).

Para CEO Perusahaan KA Negara-negara ASEAN Senang Naiki Whoosh

5 September 2024
H. Achmad Ristanto H. Achmad Ristanto
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – Para CEO ( Chief Executive Officer ), perusahaan perkeretaapian negara-negara ASEAN terlihat sangat senang dan antusias ketika diajak PT KAI, sebagai host ARCEOs Conference 2024 menaiki Whoosh. Bahkan beberapa di antaranya ingin membangun kereta cepat tersebut di negara masing-masing setelah mencoba Whoosh, Rabu, 4 September 2024.

Para CEO pimpinan tertinggi perusahaan kereta api Asia Tenggara itu diajak menaiki kereta cepat pertama di Asia Tenggara ini dari Padalarang ke Stasiun Halim dalam perjalanan pukul 07.18 WIB yang sampai di tujuan pukul 08.17 WIB.

Dilansir dari beritasatu.com. salah satu peserta, yakni CEO Keretapi Tanah Melayu Berhard (KTMB), Mohammad Rani Hisham Samsudin, menyatakan, menaiki Whoosh sangat ia nantikan, meski dirinya pernah menaiki kereta berkecepatan tinggi di negara lain.

“Namun, kereta berkecepatan tinggi inilah yang paling spesial karena menjadi yang pertama di Asia Tenggara. Saya lihat ini fantastis, meskipun kereta cepat pada umumnya sama, Whoosh ini menjadi pembeda karena dapat dinikmati di Asia Tenggara dan menawarkan kecepatan Jakarta-Bandung dengan 140 km hanya sekitar setengah jam. Maka, saya juga ada rencana untuk mengadakannya di Malaysia,” ujarnya di sela-sela perjalanan Whoosh.

Berita Lain

Tiga Negara Bersaing Garap Proyek PLTN Pertama di Indonesia

Forum Kiai NU Jawa Ancam Bentuk PBNU Tandingan, Dorong H. Rhoma Irama Tokoh Pemersatu

Tarif Delapan Ruas Jalan Tol Diskon 20% Pada Periode Libur Nataru

Respons Pemerintah Usai Kalah Perkara Hotel Sultan dari Pontjo Sutowo

Hemat Waktu

Menurut Rani Hisham, hal yang penting di sini adalah kecepatan untuk menghemat waktu, dan hal ini menjadikan prospek yang bagus bagi pembangunan perekonomian negara, produksi yang tinggi, dan efisiensi antara kedua kota sejauh apapun itu. Terlebih dengan melihat respons publiknya yang sangat baik.

“Saya pikir itu menjadi baik bagi Whoosh dan masa depannya di Indonesia. Tentu dengan harapan dapat meningkatkan perekonomian Jakarta-Bandung, dan Indonesia secara keseluruhannya,” katanya.

Hal sama diungkapkan Deputy Governor State Railway of Thailand, Anan Phonimdang. Ia mengatakan, bahwa kereta berkecepatan tinggi adalah tujuan perusahaan Thailand itu. Maka, dia sangat antusias dengan Whoosh yang mampu melahap 124 kilometer Bandung-Jakarta dalam waktu 28 menit dengan kecepatan maksimal 350 km.

“Kereta cepat ini adalah tujuan kami. Saya pikir layanan berkecepatan tinggi yang bagus dan baru di ASEAN, ya ini. Bisa diperluas dan perlu hadir dari kota lain yang terhubung dengan Bandung. Ini merupakan ide jika pengembangan lahan yang dilengkapi dengan stasiun kereta berkecepatan tinggi,” ujarnya.

Sedangkan GM Philippine National Railways Celeste D Lauta mengatakan, sangat menikmati pengalaman luar biasanya yang pertama kali menaiki Whoosh.

“Saya rasa ini masih bisa ditingkatkan, dan mungkin ada kelas kompartemen. Namun, saya rasa ini wow dan akan berjalan sangat baik karena ini cepat dan nyaman,” ucapnya.

Delapan Operator

ARCEOs’ Conference ke-44 ini diikuti delapan operator kereta se-Asia Tenggara meliputi:

  1. Keretapi Tanah Melayu (Malaysia) yang dipimpin oleh YBhg Datuk Mohd Rani Hisham Samsudin selaku GCEO;
  2. Vietnam Railways (Vietnam) yang dipimpin Hoang Gia Kanh selaku general director dan juga head of delegation; 3. Ministry of Public Works and Transport (Kamboja) yang dipimpin oleh Ray Rom selaku director of railway department.
  3. Lao National Railways (Laos) yang dipimpin Daochinda Siharath selaku managing director;
  4. Philippine National Railways (Filipina) yang dipimpin Atty Celeste D. Lauta selaku general manager; 6. Myanma Railways (Myanmar) yang dipimpin Nyi Nyi Swe selaku general manager (CEO planning & admin);  7. State Railway of Thailand (Thailand) yang dipimpin oleh Anan Phonimdang selaku deputy governor; dan
  5. PT Kereta Api Indonesia (Persero) (Indonesia) yang dipimpin oleh Didiek Hartantyo selaku direktur utama.

ASEAN Railway CEOs’ Conference (ARCEOs’ Conference) ke-44 diselenggarakan di Bandung pada 2-5 September 2024.

Direktur Niaga KAI Hadis Surya Palapa selaku Ketua Organizing Committee ARCEOs’ Conference mengatakan, ajang tersebut menjadi platform untuk berbagi praktik dan pengalaman terbaik dalam hal operasi dan pemeliharaan, transformasi digital dan komersial perkeretaapian.

Delegasi selain berkesempatan menjajal Kereta Cepat pertama di ASEAN Whoosh, juga mencoba Light Rail Transit (LRT), dan KA Panoramic. (*)

Berita Lain

Kereta cepat Jakarta-Bandung 'Whoosh' di Stasiun Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. (Foto: Ist./ KOMPAS.com).

Pengamat: Kereta Cepat ‘Whoosh’ Hingga Surabaya Tidak Mendesak

10 November 2025
Presiden Prabowo Subianto berbincang denga salah seorang penumpang perempuan KRL commuter line tujuan Stasiun Tanah Abang Baru, Selasa, 4 November 2025.(Foto: Ist./Tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden).

Presiden Prabowo Ingin Rute Kereta Cepat Whoosh Sampai Banyuwangi

5 November 2025

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS