Selasa, 9 Juni 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Direskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Wira Satya Triputra (Foto: Ist./detikcom).

Polisi Sebut Tujuh Jenazah Yang Ditemukan, Akibat Loncat Ke Kali Bekasi

23 September 2024
Mangatur Nainggolan, S.E. Mangatur Nainggolan, S.E.
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) menyebutkan, tujuh jenazah yang ditemukan di Kali Bekasi, Kota Bekasi, Jawa Barat, akibat loncat ke dalam sungai.

Direktur Reserse dan Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Pol, Wira Satya Triputra, menyatakan hal tersebut di Rumah Sakit (RS) Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu, 22 September 2024.

“Sementara bukan asumsi, memang faktanya loncat,” katanya menekankan.

Wira Satya mengatakan, pihaknya juga akan mendalami lebih lanjut penyebab para remaja di Bekasi itu melarikan diri.

Berita Lain

Stafsus Menag Malu Perkemahan JAI di Karanganyar Dibubarkan Paksa

Bobby Nasution Desak PLN Beri Kompensasi Dampak Pemadaman Bergilir

Pertamina Patra Niaga IT Teluk Kabung Transplantasi Terumbu Karang di Pulau Pasumpahan

97 Ranjau Laut Tersebar di Selat Singapura

Disampaikan, pemeriksaan Tim Patroli Presisi yang membubarkan remaja hendak tawuran itu, akan dilakukan Bidpropam Polda Metro Jaya. “Oleh pak Kabid Propam, ya,” ujar dia.

Ditangani Polresta

Sampai saat ini kasus penemuan tujuh jenazah di Kali Bekasi, Kota Bekasi, masih ditangani Polres Metro Bekasi Kota dan tidak diambil alih Polda Metro Jaya.

“Masih ditangani di Bekasi dulu, nanti kita back up,” tambahnya seperti dilansir detik.com.

Sebumnya Polda Metro Jaya juga menyampaikan tidak menemukan adanya luka terbuka hingga patah tulang pada tujuh jenazah yang ditemukan tersebut.

Menurut Direskrimum Polda Metro Jaya, hal itu berdasarkan pemeriksaan sementara kondisi jenazah.

“Dari hasil sementara tidak ditemukan luka terbuka kepada ketujuh jenazah dan tidak ada patah tulang pada alat gerak, cuma itu saja dari hasil diskusi hasil pemeriksaan sementara, terhadap tujuh jenazah,” kata Kombes Wira Satya.

Meski begitu ia meminta semua pihak menunggu hasil pemeriksaan dari Pudokkes Polri. “Mungkin kalau lebih detailnya nanti sama dari Pusdokkes yang melakukan pemeriksaan,” katanya.

Wira juga mengatakan, sampai saat ini proses identifikasi jenazah masih dilakukan. Dia menyebut belum semua jenazah berhasil teridentifikasi.

“Kalau identifikasi masih belum, ada beberapa yang belum teridentifikasi. Nanti detail sama Pusdokkes saja ya,” tambahnya. (*)

Berita Lain

Suasana usai rangkaian commuter line KRL yang ringsek, tertabrak KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Senin, 27 April 2026. (Foto: Ist./ CNBC Indonesia).

Polda Metro Periksa 31 Saksi Kecelakaan KA Yang Tewaskan 16 Korban di Bekadi Timur

4 Mei 2026
Mantan Ketua DPRD Kabupaten Morowali,  Sulawesi Tengah, Irwan Arya, S, Sos. (Foto: Ist./ rakyatbersuara.com).

Tertipu Isi Buku ‘Gibran End Game’, Rismon Dilaporkan ke Polda Metro

25 April 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS