BATAM – Walikota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menyebut akan segera dibangun sebuah dermaga dan sejumlah fasilitas umum lainnya di Tanjung Banun, Sembulang.
Hal ini disampaikan Amsakar saat menghadiri bakti sosial yang diadakan Polda Kepri di Tanjung Banun, Sembulang, Sabtu, 19 Juli 2025.
Baca: Polda Kepri Bagikan 500 Paket Sembako di Tanjung Banun
“Sekolah insyaallah SD dan SMP, pemakaman ada. Tapi untuk tahun pertama insyaallah akan dibangun sekitar 150 rumah, lalu akan dibangun dermaga, dan akan diberikan bantuan berupa alat tangkap kapal,” kata Amsakar.
Amsakar menyebut alat yang akan diberikan kepada warga sebanyak 34 unit. Ia berharap warga akan membentuk kelompok-kelompok nelayan di Tanjung Banun.
Dalam sambutannya, Amsakar meminta warga untuk percaya kepada komitmen pemerintah soal pembangunan.
“Kalau pemerintah sudah berkomitmen untuk melaksanakan sejumlah agenda, insyaalah bapak dan ibu, agenda itu pasti akan kita laksanakan,” kata Amsakar.
“‘Nanti barang ini jadi atau tidak, jadi atau tidak’. Bolak-balik kita ngurusnya, bapak ibu, di kementerian sana. Hari ini saya sampaikan Tanjung Banun ini akan menjadi pemukiman yang hebat,” lanjutnya.

Tanjung Banun merupakan lokasi hunian baru yang diberikan pemerintah kepada warga Rempang yang terdampak proyek Rempang Eco City. Rumah-rumah dengan 2 kamar dan luas tanah 500 meter ini sudah mulai dihuni sejak September 2024.
Sekitar 304 sudah dibangun, dan yang sudah dihuni ada sekitar 125 rumah. Menurut Amsakar, 200 rumah lagi akan segera dibangun oleh Kementerian Transmigrasi.
Amsakar juga menyebut akan langsung memberikan sertifikat hak milik kepada warga yang sudah bersedia tinggal di Tanjung Banun.
“Warga yang sudah oke, diurus SHM-nya, langsung diserahkan. Tapi ada juga yang belum selesai rumah yang dipilih, masih bertempat di tempat tertentu,” jelas Amsakar.
Kunjungi TikTok HMStimes.com



