Rabu, 21 Januari 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Sidang kasus korupsi proyek pembangunan tol layang MBZ di Pengadilan Tipikor di Jakarta. (Foto: Ist./ detik.com).

Beda Harga Konstruksi Tol MBZ Usai Beton Diganti Baja Rp3 Triliun

22 November 2025
H. Achmad Ristanto H. Achmad Ristanto
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – Jaksa mencecar mantan Direktur Utama Jasamarga, Adityawarman, soal perbedaan anggaran konstruksi pembangunan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II atau Tol Layang Mohamed bin Zayed (MBZ) usai rencana penggunaan beton, diganti menjadi baja. Penggantian tersebut menyebabkan perbedaan harga proyek sekitar Rp3 triliun.

Adityawarman dihadirkan jaksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi pembangunan Tol MBZ di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jumat, 21 November 2025. Selain itu, jaksa juga menghadirkan saksi lain, yakni eks kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Heri Dwi Saputra Juna dan Yudhi Mahyudin selaku ketua panitia lelang proyek Tol MBZ.

Mulanya, jaksa bertanya ke Heri terkait perubahan basic design jalan Tol MBZ dari beton ke baja. Jaksa bertanya mengapa pelaksanaan pembangunan Tol MBZ menggunakan baja, padahal perencanaan awal menggunakan beton.

“Ini kan perubahannya signifikan pak, dari beton kemudian pada pelaksanaannya berubah menjadi baja. Itu kan harus ada izin lagi dari Kementerian melalui BPJT tadi, Pak?” tanya jaksa dilansir detik.com.

Berita Lain

Bina Kemampuan, TNI AL Kodaeral IV Gelar Latihan Menembak

Prioritaskan Kebutuhan, Fraksi PDIP Rotasi 15 Anggotanya di Parlemen Senayan

Jelang Imlek 2026, Pemprov DKI Akan Gelar Jakarta Light Festival di Bundaran HI

Barang-barang Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung Ditemukan

“Iya, jadi pada saat itu kebijakan pemerintah ingin mendorong besi baja sehingga pada waktu itu diminta untuk mengganti baja,” jawab Heri.

Perbedaan Harga

Jaksa kemudian melanjutkan pertanyaan ke Adityawarman terkait biaya. Adityawarman mengakui ada perbedaan anggaran sekitar Rp3 triliun, karena menggunakan baja bukan beton seperti basic design pembangunan Tol MBZ.

“Masih ingat pak kalau untuk baja berapa, sekitar Rp9 triliun?” tanya jaksa.

“Iya, sekitar itu,” jawab Adityawarman. (*)

Berita Lain

Jalan R. Suprapto (Ruas Simpang Batamindo - DAM Mukakuning). (Foto: Humas BP).

BP Batam Bangun Infrastruktur Jalan Strategis Tahun 2026

8 Januari 2026
PT Hutama Karya (Persero) mencatat sepanjang Semester I 2025, trafik kendaraan yang melintas di Jalan Tol Hutama Karya mencapai lebih dari 250.000 kendaraan per hari pada seluruh ruas jalan tol yang dikelola, dengan pertumbuhan sebesar 7,6% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024 (YoY). Salah satu ruas jalan tol yang dibangun Hutama Karya. (Foto: Ist./dok.hutama karya).

Sembilan Jalan Tol Dibuka 2026, Urat Nadi Baru Pengubah Ekonomi Daerah

5 Januari 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS