Minggu, 12 April 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Saat Jakarta diguyur hujan lebat. (Foto: Ist./ dok.pribadi).

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat Pada Sepekan ke Depan

22 September 2025
H. Achmad Ristanto H. Achmad Ristanto
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat yang masih akan terjadi di sejumlah wilayah Indonesia dalam sepekan ke depan.

Dalam tiga hari terakhir, hujan dengan intensitas tinggi telah mengguyur wilayah Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, dan Maluku Utara. BMKG menyebut, kondisi tersebut dipicu dinamika atmosfer yang masih aktif di sekitar wilayah Indonesia.

Beberapa faktor utama yang memengaruhi cuaca ekstrem ini antara lain Indeks Dipole Mode (DMI) yang masih negatif, suhu muka laut yang hangat di perairan Indonesia, serta aktifnya gelombang Kelvin dan Madden Julian Oscillation (MJO).

Selain itu, nilai negatif Outgoing Longwave Radiation (OLR) menunjukkan tingginya potensi pertumbuhan awan hujan.

Berita Lain

Awal 2026, Mayoritas Bensin Impor Indonesia Berasal dari Singapura

Mantan Ajudan Gubernur Abdul Wahid Gugat KPK Rp11 Miliar ke PN Pekanbaru

Investor Kurang Tertarik Garap Jalan Tol Getaci, karena Traffic Rendah

Anggota DPR Apresiasi Temuan Cadangan Gas Baru PetroChina Jambi

“Pertumbuhan awan konvektif masih berpotensi terjadi dalam sepekan ke depan karena atmosfer tetap berada dalam kondisi labil,” tulis BMKG dalam pernyataan tertulis, Sabtu, 20 September 2025 dilansir cnnindonesia.com.

BMKG juga memantau perkembangan bibit siklon tropis 90W yang terdeteksi di Laut Filipina. Bibit siklon ini memiliki kecepatan angin maksimum 35 knot, tekanan minimum 1002 hPa, dan bergerak ke arah barat laut. Potensinya untuk berkembang menjadi siklon tropis tergolong tinggi dalam 24 jam ke depan.

Siklon Tropis

Selain itu, Siklon Tropis MITAG terpantau di Laut China Selatan dengan kecepatan angin maksimum 50 knot. Keberadaan bibit siklon dan siklon ini membentuk daerah konvergensi dan konfluensi angin yang turut memengaruhi kondisi cuaca di wilayah Indonesia.

BMKG juga mencatat adanya pertemuan angin di sejumlah wilayah, mulai dari barat Aceh hingga Sumatra Selatan, Laut Jawa, hingga Papua Selatan. Fenomena ini mendukung peningkatan pembentukan awan hujan.

Beberapa wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga sangat lebat disertai petir dan angin kencang antara lain:

Sumatra : Aceh; Sumatra Utara; Sumatra Barat; Riau; Jambi; Sumatra Selatan; Kep. Bangka Belitung; Bengkulu dan Lampung.

Jawa : Banten; DKI Jakarta; Jawa Barat; DI Yogyakarta; Jawa Timur.

Bali dan Nusa Tenggara : Bali; NTB; NTT.

Kalimantan : Kalimantan Barat; Kalimantan Tengah; Kalimantan Timur; Kalimantan Utara; dan Kalimantan Selatan.

Sulawesi : Sulawesi Utara; Gorontalo; Sulawesi Tengah; Sulawesi Barat; dan Sulawesi Selatan.

Maluku dan Papua : Maluku Utara; Maluku; Papua Barat Daya; Papua Barat; Papua Tengah; Papua dan Papua Selatan. (*)

Berita Lain

Fasilitas blending minyak di Tanjung Uban, Kepulauan Riau (Dok: Pertamina)

Awal 2026, Mayoritas Bensin Impor Indonesia Berasal dari Singapura

11 April 2026
Tangkapan layar fenomena cahaya misterius di langit Natuna, kepulauan Riau (Dok: istimewa)

BMKG Batam: Objek Cahaya di Langit Natuna Diduga Sampah Antariksa

8 April 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS