SAMOSIR – Keluarga besar Sabam Sirait-Sondang Sidabutar, orang tua dari Menteri Pemberdayaan Keuangan dan Pembangunan (PKP) Maruarar Sirait, menyerahkan satu unit bantuan mobil ambulance kepada masyarakat Kabupaten Samosir. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Shinta Triastuti Maruarar Sirait kepada Bupati Samosir dalam acara Bakti Sosial (Baksos) bersama Social Gracia Community di Sosor Dame-Tomok, Kecamatan Simanindo.
Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom, merasa bangga dengan segala bantuan yang diberikan keluarga besar Menteri PKP. “Tidak ada kata lain selain kata terima kasih yang sebesar-besarnya kepada keluarga besar Opung Sondang yang membantu masyarakat Samosir,” ucap Vandiko. Mobil ambulance yang diserahkan akan dicatat sebagai aset Pemkab Samosir dan digunakan untuk kepentingan masyarakat.

Selain bantuan mobil ambulance, Bupati Samosir bersama keluarga besar Sabam Sirait-Sondang Sidabutar dan Social Gracia Community juga membagikan 500 paket sembako gratis kepada penduduk desa Tomok dan Tomok Parsaoran. Ada juga pelatihan kepada Komunitas Eceng Gondok Samosir yang sudah berkarya dengan hasil kerajinan berupa topi, tas, sandal, dan berbagai aneka produk lainnya. Sebelumnya, keluarga besar Menteri PKP juga telah melakukan revitalisasi makam Raja Sidabutar, yang tentunya memberi kenyamanan bagi pengunjung dan berdampak pada peningkatan kunjungan wisatawan ke Samosir.
Pesan Bupati Samosir
Vandiko berharap melalui dorongan dan perhatian Opung Sondang Sidabutar, berbagai program pusat dapat memperluas program-program pembangunan di Samosir, termasuk revitalisasi rumah layak huni. “Kami juga mohon dukungan Ibu Shinta untuk memberi perhatian melalui program Bapak Menteri untuk merevitalisasi rumah tidak layak huni yang memang dibutuhkan masyarakat,” pinta Vandiko.
Shinta Maruarar Sirait mengatakan sudah saatnya membantu ibu-ibu yang ada di Samosir menambah penghasilan melalui kerajinan dengan merubah eceng gondok menjadi berguna. “Saya pikir eceng gondok dapat menjadi penghasilan bagi ibu-ibu untuk meningkatkan penghasilan,” kata Shinta. Untuk menambah keterampilan dalam mengolah eceng gondok, Shinta menyebutkan telah mendatangkan tenaga terampil dan terlatih untuk melatih 30 orang pengrajin. “Semoga terus berlatih dan saya akan terus melakukan pendampingan,” ungkap Shinta.
Batara Immanuel Sirait, adik kandung Menteri PKP, mengatakan bahwa bakti sosial ini merupakan kepedulian bagi masyarakat Samosir khususnya yang tinggal di sekitaran Tomok, dan terinspirasi dengan dukungan ibunya Sondang Sidabutar. “Saya berdiri disini karena ditugaskan mamak saya, juga akkang Boru,” kata Batara.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan penggunaan fasilitas kesehatan di kalangan masyarakat, serta meningkatkan produktivitas pertanian di Kabupaten Samosir.



