Senin, 26 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Mantan Kasat Narkoba Polresta Barelang, Satria Nanda, saat menjalani sidang di Pengadilan Negeri Batam pada Mei lalu. (Foto: HMStimes./Flavia Donella Bangun).

Dianggap sebagai Aktor Intelektual, Mantan Kasat dan Kanit Narkoba Polresta Barelang Dipidana Mati

6 Agustus 2025
Donella Bangun Donella Bangun
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

BATAM – Pengadilan Tinggi Kepri menjatuhkan hukuman mati kepada mantan Kasat Narkoba Polresta Barelang, Satria Nanda, dan mantan Kanit I Satres Narkoba Polresta Barelang, Shigit Sarwo Edhi, atas perkara penyisihan barang bukti narkotika.

Keduanya dianggap sebagai aktor intelektual dalam penyisihan narkotika jenis sabu pada Juni 2024 lalu.

“Pertimbangannya Kasat sama Kanit ini kan punya kuasa untuk mengiayakan atau tidak mengiayakan. Jadi kita pandang sebagai aktor intelektualnya,” kata Priyanto, Humas Pengadilan Tinggi Kepri sekaligus hakim anggota dalam perkara ini, ketika dikonfirmasi HMS via telepon, Selasa, 5 Agustus 2025.

Sementara 8 mantan polisi lainnya yakni Junaidi Gunawan, Fadillah, Ibnu Ma’ruf Rambe, Rahmadi, Aryanto, Jaka Surya, Wan Rahmat Kurniawan, dan Alex Candra tetap dijatuhi hukuman pidana penjara seumur hidup. Putusan ini sama seperti putusan Pengadilan Negeri (PN) Batam.

Berita Lain

Amsakar Respons Keluhan Wali Murid, Penambahan Ruang Kelas SDN 013 Sekupang Jadi Prioritas

Jaga Ketersediaan Air Baku Batam, BP Batam Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca

Ketua DPRD Batam Kamaluddin Minta Maaf atas Molornya Jadwal Paripurna, Segera Perbaiki Koordinasi

Perkuat Kepedulian terhadap Sesama, BP Batam Gelar Donor Darah dalam Rangkaian Hari Bakti ke-55

Dua sipil yang terlibat dalam perkara ini yakni Zulkifli Simanjuntak dan Aziz Martua Siregar dijatuhi hukuman penjara 20 tahun. Putusan untuk Zulkifli Simanjuntak masih sama seperti putusan PN Batam.

Sementara putusan untuk Aziz Martua Siregar naik dari sebelumnya dijatuhi pidana penjara 13 tahun di PN Batam. PN Batam memberikan hukuman ringan karena Aziz dianggap membantu membongkar peran terdakwa lain dalam perkara ini. Namun, Pengadilan Tinggi Kepri punya pertimbangan lain.

“Naik karena saat ini juga menjalani hukuman narkotika dan dia pernah dihukum dalam kasus yang sama,” kata Priyanto.

Sebelumnya 10 polisi Satres Narkoba Polresta Barelang tersandung skandal narkotika setelah menyisihkan 9 kilogram barang bukti sabu.

Kesepuluhnya kemudian diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) sebagai anggota Polri dan dijatuhi pidana penjara seumur hidup oleh PN Batam. Satria Nanda sebelumnya masih mengajukan banding atas PTDH tersebut, tapi belum diketahui hasilnya.

HMS juga masih berupaya mencari informasi terkait upaya hukum lanjutan yang akan dilakukan kesepuluh mantan polisi ini.

Berita Lain

Barang bukti 2,6 ton methamphetamine (sabu cair) salah satu jenis narkoba di perlihatkan dalam konperensi pers di Dermaga Tanjung Uncang, Batam Jumat, 21 Agustus 2026. (Foto: Ist./ dok.TNI AL).

2,6 Ton ‘Methamphetamine’ Gagal Diselundupkan di Laut Kepri

22 Agustus 2026
Panglima Koarmada RI, Laksdya TNI Dr. Denih Hendrata, S.E., M.M.(tengah) didampingi Dankodaeral IV Laksda TNI Berkat Widjanarko, S.E., M.Tr.Opsla.,memberikan keterangan pers pengungkapan penyelundupan narkotika. (Foto: Ist./ wartapembaruan.co.id).

1,3 Ton Ketamine Ditemukan Dalam Kapal Berbendera Tanzania di Perairan Batam

10 Agustus 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS