Jumat, 16 Januari 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Sebuah unit pompa air mobile saat menyedot banjir di Jakarta. (Foto: Ist./Aprillio Akbar).

Dinas SDA DKI Jakarta Siagakan 573 Pompa Mobile Antisipasi Cuaca Ekstrem

11 Juli 2025
H. Achmad Ristanto H. Achmad Ristanto
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca ekstrem bakal melanda wilayah Jakarta Bogor Depok Tangerang Bekasi (Jabodetabek) dalam sepekan ke depan. Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta langsung menyiapkan berbagai langkah mitigasi untuk meminimalkan potensi banjir.

Sekretaris Dinas SDA DKI Jakarta, Hendri, mengatakan penyiagaan sarana dan prasarana pengendali banjir terus dioptimalkan. Salah satunya dengan menyiagakan 602 unit pompa stasioner di 205 lokasi dan 573 unit pompa mobile yang tersebar di lima wilayah Jakarta.

“Berdasarkan data hingga 4 Juli 2025, tercatat ada 602 unit pompa stasioner yang tersebar di 205 lokasi. Kemudian, terdapat 573 unit pompa mobile yang tersebar di lima wilayah administrasi Jakarta,” kata Hendri saat dihubungi, Kamis, 10 Juli 2025 dikutip dari detik.com.

“Pompa mobile ini digunakan untuk menjangkau lokasi banjir atau genangan yang tidak bisa dijangkau pompa stasioner,” lanjutnya.

Berita Lain

Waka Komisi II: Tak Masuk Akal Pemda Habiskan Rp1 M untuk Makan-Minum

TNI AL Kodaeral IV Batam Peringati Hari Dharma Samudera 2026

Komisi III DPR Mulai Bahas Pembentukan RUU Perampasan Aset

KC Whoosh 2025 Layani 6,2 Juta Penumpang, Magnet Baru Wisatawan Dunia

Selain pompa, Dinas SDA menyiagakan sekitar 7.000 personel pasukan biru di lapangan, untuk penanganan cepat saat terjadi genangan maupun banjir. Tak hanya itu, upaya pengerukan sungai, kali, hingga waduk juga terus dilakukan untuk memastikan saluran air berfungsi optimal.

Volume Pengerukan

Hingga awal Juli ini, volume pengerukan di lima wilayah Jakarta telah mencapai lebih dari 400 ribu meter kubik.

“Total ada 204 titik pengerukan yang tersebar di Jakarta Timur, Barat, Utara, Selatan, dan Pusat,” ujarnya.

Hendri menjelaskan, pihaknya juga terus mengoptimalkan infrastruktur pengendali banjir berupa 47 waduk, situ, dan embung, serta 52 polder yang berfungsi menampung dan mengendalikan air saat debit tinggi.

Di sisi lain, teknologi sistem SCADA (Supervisory Control and Data Acquisition) juga diandalkan untuk memantau dan mengendalikan pompa secara otomatis dari jarak jauh, sekaligus mendukung sistem peringatan dini banjir.

“Pak Gubernur juga sudah mengarahkan agar seluruh jajaran SDA terus siaga, memaksimalkan seluruh peralatan, infrastruktur, serta kesiapan personel di lapangan,” tutur Hendri. (*)

Berita Lain

Sejumlah kendaraan bermotor melintas saat hujan deras melanda kawasan Blok A, Jakarta Selatan. (Foto: Ist./ cnbcindonesia.com).

Peringatan BMKG: Jabodetabek Hujan Lebat-Angin Kencang

16 November 2025
Hujan dan angin kencang akibatkan sejumlah pohon tumbang menimpa beberapa mobil di wilayah Jakarta Selatan. (Foto: Ist./ @TMCPoldaMetro).

Peringatan BMKG: Hujan Lebat-Angin Kencang Hantam RI

1 November 2025

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS