BATAM – Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Pulau Galang tidak lagi beroperasi. Pantauan HMS, gerbang depan rumah sakit yang dulu dibangun untuk merawat pasien Covid-19 ini tampak dijaga aparat TNI, Jumat, 8 Agustus 2025.
Ada belasan bangunan dengan satu dan dua lantai, yang tertata rapi di kawasan ini. Di depan setiap bangunan terpasang plang besi berwarna putih, bertuliskan nama-nama setiap gedung. Mulai dari Gedung Observasi, Mess Karumkit, Farmasi, Laboratorium, TPS Incenerator, Instalasi Jenazah, hingga Gedung Isolasi ICU.

Gedung-gedung ini ditutup rapat. Dari kaca jendela dan pintunya terlihat kasur-kasur dan lemari yang masih tertata rapi. Namun, di beberapa gedung tampak kerusakan seperti seng yang lepas dan lantai yang jebol.

Di beberapa titik, rumput dan ilalang tampak tinggi. Termasuk landasan helikopter yang sudah ditumbuhi rumput berbagai jenis. Beberapa petak tanah kosong ditanami terong ungu dengan alas mulsa, di arah menuju TPS Incenerator.
Pada Jumat sore kemarin, hanya tampak sekelompok anak muda yang bermain voli di sebelah Gedung Isolasi ICU dan satu dua orang yang sedang lari sore di area ini.

RSKI Galang rencananya akan digunakan untuk menampung sekitar 2000 warga Gaza yang sakit. “Masih terkait dengan Gaza, Presiden kemarin juga memberikan arahan untuk Indonesia memberikan bantuan pengobatan untuk sekitar 2000 warga Gaza yang menjadi korban perang,” kata Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, di kantornya, Jakarta, Kamis, 7 Agustus 2025, dikutip dari Kompas.
Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, menyebut menyambut baik rencana pemerintah pusat. “Ini kan sifatnya kemanusiaan. Nanti anggarannya dari pemerintah pusat. Pastinya nggak langsung 2000. Mungkin nanti sekitar 500 dulu, 300 dulu, tergantung program pemerintah pusat. Nanti kalau sudah pulih, balik lagi ke sana,” kata Nyanyang, Sabtu, 9 Agustus 2025.
Menurut Nyanyang, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Batam maupun 7 kabupaten-kota di Kepri untuk mendampingi kebutuhan tenaga medis di RSKI Galang nantinya.
Kunjungi HMStimes.com di TikTok!



