Sabtu, 7 Maret 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Salah satu anjungan pengeboran minyak dan gas (migas) di lepas pantai perairan Lhokseumawe, Aceh. (Foto: Ist./ tribunnews.com).

DPR: Pemerintah Diminta Jaga Tren Kenaikan Produksi Minyak

13 Agustus 2025
H. Achmad Ristanto H. Achmad Ristanto
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – Pemerintah telah memaparkan produksi minyak berada di kisaran 600 ribu barel per hari (BOPD) dan mencatat rekor 608,1 ribu BOPD pada Juni dan Juli. Hal tersebut disampaikan pada Konferensi Pers Capaian Kinerja Semester I oleh Kementerian ESDM.
Dengan capaian ini diharapkan rata-rata tahunan dapat melampaui target APBN 2025 sebesar 605 ribu BOPD.

Data resmi Kementerian ESDM mencatat, lifting migas gabungan minyak mentah dan gas bumi siap jual pada Januari-Juni 2025 mencapai 1.754,5 ribu barel setara minyak per hari (BOEPD) atau 109% dari target APBN sebesar 1.610 ribu BOEPD. Capaian ini menjadi yang pertama sejak 2008 bukti realisasi lifting melampaui target APBN.

Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPR RI, Mukhtarudin, memberikan apresiasi atas capaian sektor minyak dan gas (migas) nasional yang dipaparkan Kementerian ESDM. Menurutny kondisi ini menunjukkan arah yang benar bagi ketahanan energi nasional.

“Kinerja yang stabil di kisaran 600 ribu barel per hari, bahkan tembus 608 ribu pada Juni, adalah indikasi kuat bahwa kita berada di jalur yang tepat. Angka 608 ribu ini menjadi tolok ukur penting yang kalau bisa terus dipertahankan atau ditingkatkan, sangat mungkin mendorong rata-rata tahunan melampaui target APBN 605 ribu barel per hari,” kata dia dalam keterangannya, Selasa, 12 Agustus 2025 dilansir detik.com.

Berita Lain

Dua WN Thailand Divonis Berbeda di Kasus 1,9 Ton Sabu Sea Dragon

Proyek Kereta Cepat ke Surabaya Dapat Lampu Hijau Prabowo

Defisit APBN Februari Rp135 Triliun, Menkeu Purbaya Singgung Setoran Pajak

KY Pastikan Sidang Kasus Sabu 1,9 Ton Sea Dragon Berjalan Sesuai Etik

“Tren ini membuktikan bahwa strategi optimasi lapangan, pemeliharaan fasilitas yang tepat waktu, serta koordinasi erat antara pemerintah, SKK Migas, dan KKKS mulai membuahkan hasil nyata,” tambahnya.

Tantangan Natural

Dikatakan, tantangan natural decline sumur-sumur tua tidak ringan, tetapi dengan tren kenaikan ini, peluang untuk menjaga lifting di atas target APBN 2025 sangat terbuka. Yang perlu kita pastikan sekarang adalah keberlanjutan.

“Itu berarti mempercepat proyek-proyek hulu migas, memaksimalkan potensi lapangan existing dengan teknologi seperti Enhanced Oil Recovery (EOR), dan memastikan program sumur rakyat yang akan mulai berproduksi Agustus benar-benar optimal. Potensi tambahan 10-15 ribu BOPD dari sumur komunitas akan menjadi penopang yang signifikan,” tambah Anggota Komisi XII DPR RI itu.

“Fraksi Partai Golkar akan terus mendukung kebijakan fiskal dan regulasi yang pro-investasi, insentif bagi wilayah frontier dan deepwater, serta penyederhanaan perizinan. Tujuannya jelas: memastikan ketahanan energi nasional tetap kokoh di tengah agenda transisi energi dan volatilitas pasar global,” tegas wakil rakyat daerah pemilihan Kalimantan Tengah itu.

Lifting minyak, yang hanya menghitung minyak mentah siap jual, rata-rata semester I 2025 berada di 602,4 ribu BOPD atau 99,5% dari target APBN sebesar 605 ribu BOPD.

Produksi bulanan menunjukkan konsistensi di kisaran 600 ribu BOPD, dengan tren meningkat di bulan terakhir:

  • Januari: 599,6 ribu BOPD (99,2% target);
  • Februari: 598,5 ribu BOPD (99%);
  • Maret: 602,9 ribu BOPD (99,8%);
  • April: 602,4 ribu BOPD (99,7%);
  • Mei: 567,9 ribu BOPD (94%) akibat shutdown pemeliharaan di beberapa lapangan besar;
  • Juni: 608,1 ribu BOPD (100,5%), tertinggi sejak 2008.

Lifting gas pada periode yang sama mencapai 1.199,7 ribu BOEPD atau 119% dari target APBN sebesar 1.005 ribu BOEPD, dengan 69% dimanfaatkan untuk kebutuhan domestik – meliputi industri, pembangkit listrik, jaringan gas rumah tangga, BBG, LNG, dan LPG – serta 31% diekspor sesuai kontrak.(*)

Berita Lain

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (dua dari kiri) bersama jajaran DPP Partai Golkar. (Foto: Ist./ lkipartaigolkar.com).

Menteri ESDM: Izin Usaha Pertambangan Kita Kembalikan ke Pengusaha Daerah

11 Februari 2026
Suasana saat sidang  Pengadilan Tipikor Jakarta, dengarkan Direktur Investigasi pada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Hasby Ashidiqi menjelaskan perhitungan kerugian negara dalam kasus korupsi tata kelola minyak mentah. (Foto: Ist./ detikcom).

Ahli BPK Jelaskan Perhitungan Kerugian Negara dalam Kasus Korupsi Minyak Mentah

30 Januari 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS