Sabtu, 14 Februari 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Bupati Samosir Vandico Timotius Gultom bersama Pembina Komunitas Rumahela DR. Hinca IP. Panjaitan XIII dan Ibu Pembina Engelbertha Silalahi.

Festival Wisata Edukasi Leluhur Batak Rumahela 2025: Merawat Bumi, Melestarikan Budaya

2 Juli 2025
Hendrikoh HMS Hendrikoh HMS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

SAMOSIR – Pemerintah Kabupaten Samosir menjadi tuan rumah Festival Wisata Edukasi Leluhur Batak Rumahela 2025 yang digelar pada tanggal 1-10 Juli 2025. Festival ini dibuka secara resmi oleh Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom, didampingi Pembina Komunitas Rumahela DR. Hinca IP. Panjaitan XIII, dan Forkopimda.

Tema dan Kegiatan

Festival ini mengusung tema “Hokkop Ma Tanom, Paangur Bona Ni Pinasam” yang berarti “Rawatlah Bumi, Lestarikan Budayamu”. Kegiatan festival ini meliputi ritual menghormati sang pencipta, kegiatan merawat ciptaannya dengan menanam pohon, melakukan Horja Bolon, dan Torsa-torsa nilai-nilai budaya yang diwariskan leluhur.

Mendukung Revalidasi Geopark Kaldera Toba

Berita Lain

Wabup Ariston Ajak Koperasi Desa Bergerak Cepat, Tekankan Semangat Kekeluargaan dan Gotong Royong

Wabup Ariston Tua Sidauruk: Ramos Pantas Jadi Langkah Nyata Wujudkan Samosir Bebas Stunting

Pemkab Samosir Sambut Pelari dari 27 Negara, TOTK Tampilkan Samosir di Panggung Internasional

Sepakat, Bupati Samosir dan DPRD Teken KUA-PPAS APBD 2026

Bupati Vandiko Gultom mengatakan bahwa festival ini merupakan momentum yang tepat dalam mendukung revalidasi Geopark Kaldera Toba. Geopark Kaldera Toba adalah wilayah yang menyatukan tiga pilar utama: keragaman geologi, keragaman hayati, dan keragaman budaya.

Event Internasional

Selain festival ini, Kabupaten Samosir juga akan menggelar dua event internasional lainnya, yaitu “Aquabike Jetsky” pada tanggal 13-17 Agustus 2025 dan “Ultra Trail Du Mont Blanc (UTMB)” pada tanggal 17-19 Oktober 2025. Kedua event ini diharapkan dapat memperkenalkan kekayaan budaya Batak ke seluruh dunia.

Pesan dari Pembina Komunitas Rumahela

DR. Hinca IP. Panjaitan XIII yang juga Anggota Komisi III DPR RI mengatakan bahwa festival ini merupakan ruang belajar bersama untuk melestarikan budaya dan lingkungan. Ia mengajak masyarakat untuk saling menginspirasi dan membangun kolaborasi yang tulus untuk merawat bumi dan melestarikan budaya.

Kolaborasi dan Dukungan

Bupati Vandiko Gultom mengapresiasi Komunitas Rumahela yang terus komit melestarikan dan merawat budaya Batak. Festival ini akan dijadikan sebagai event tahunan oleh Pemkab Samosir dan siap berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatra Utara.

Dengan demikian, Festival Wisata Edukasi Leluhur Batak Rumahela 2025 diharapkan dapat menjadi momentum penting dalam melestarikan budaya dan lingkungan di Kabupaten Samosir.

Berita Lain

China tetapkan libur imlek terpanjang dalam sejarah. (REUTERS/Maxim Shemetov).

China Tetapkan Libur Imlek Terpanjang dalam Sejarah

10 Februari 2026
Wakil ketua DPRD Kota Batam bersama keluarga berfoto bersama setelah selesai perayaan festival budaya Tionghoa. (Foto: Humas DPRD).

Wakil Ketua DPRD Kota Batam Hadiri Festival Autumn 2025 Budaya Tionghoa

7 Oktober 2025

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS