Rabu, 11 Maret 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Sejumlah pesawat milik PT Garuda Indonesia Tbk. (Foto: Ist./dok.GIAA).

Garuda Indonesia Tahun Ini Targetkan Tambah 100 Pesawat

5 April 2025
H. Achmad Ristanto H. Achmad Ristanto
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – Maskapai penerbangan nasionsal PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) menargetkan menambah 100 pesawat hingga akhir 2025 seiring dengan proyeksi pemulihan sektor transportasi udara yang semakin membaik.

Direktur Utama GIAA, Wamildan Tsani Panjaitan menyatakan, optimalisasi armada dilakukan dengan mempertimbangkan prinsip good corporate governance (GCG), permintaan pasar, serta kondisi keuangan perusahaan.

Penambahan armada diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional dan memperkuat daya saing maskapai.

Menurut Wamildan, dilansir IDNFinancials.com, Jumat, 4 April 2025, tahun 2024 menjadi momentum penting bagi GIAA. Maskapai ini berhasil mengangkut 23,67 juta penumpang, naik 18,54% dibandingkan tahun sebelumnya.

Berita Lain

KPK Cecar Ketum PP Japto soal Dugaan Terima Duit Pengamanan Hasil Tambang

Purbaya Pastikan BBM Subsidi Nggak Naik: Kita Masih Aman, Kuat!

PN Batam Tegaskan Kapal Sea Dragon Dirampas Negara

Para Menteri Kumpul di Hambalang, Bahas Swasembada Pangan dan Energi

Peningkatan ini juga sejalan dengan bertambahnya frekuensi penerbangan sebesar 12,21%, mencapai 163.271 penerbangan sepanjang tahun.

Dari sisi keuangan, pendapatan penerbangan berjadwal meningkat 15,32% menjadi US$.2,74 miliar, sementara pendapatan dari layanan charter melesat 101,06%.

Catat Kerugian

Meski demikian, lanjutnya, GIAA masih mencatatkan kerugian bersih US$69,78 juta, yang disebabkan oleh beban pemeliharaan pesawat serta penurunan pendapatan dari item luar biasa yang sebelumnya diperoleh pada 2023.

“GIAA tetap optimis menghadapi tantangan seperti fluktuasi kurs, masalah rantai pasokan, dan persaingan ketat di industri penerbangan. Salah satu strategi utama yang dilakukan adalah penambahan armada guna meningkatkan kapasitas layanan,” ujar Wamildan dalam keterangan resmi, dikutip Kamis, 27 Maret 2025 lalu.

Sebagai informasi, sejak akhir 2024 hingga kuartal I-2025, GIAA telah mendatangkan dua unit Boeing 737-800NG (PK-GUF dan PK-GUG). Pada kuartal II-2025, maskapai ini akan mengoperasikan dua unit tambahan dengan tipe yang sama, yaitu PK-GUH (MSN-44218) dan PK-GUI (MSN-44217), yang saat ini masih dalam tahap perawatan sebelum resmi digunakan untuk rute domestik dan internasional. (*)

Berita Lain

Whoosh nama
kereta kecepatan tinggi pertama di Indonesia dan Asia Tenggara.
Dioperasikan oleh PT KCIC, menghubungkan Jakarta–Bandung (142,3 km) dalam tempo 30–45 menit. Presiden setuju layanan kereta cepat macam ini diteruskan sampai Banyuwangi - Jawa Timur. (Foto: Ist./Dok.KCCI).

Proyek Kereta Cepat ke Surabaya Dapat Lampu Hijau Prabowo

7 Maret 2026
Para penumpang di dalam kereta cepat Whoosh. (Foto: Ist./dok.KCIC).

KC Whoosh 2025 Layani 6,2 Juta Penumpang, Magnet Baru Wisatawan Dunia

15 Januari 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS