Minggu, 19 April 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Ratusan penumpang di Stasiun Sudirman Jakarta Pusat, Rabu, 20 Agustus 2025 menumpuk imbas KRL tertahan akibat gempa M 4,9. (Foto: Ist./ detik.com).

Gempa Susulan Akibatkan Perjalanan KRL Jabodetabek Terhambat

21 Agustus 2025
H. Achmad Ristanto H. Achmad Ristanto
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – Gempa susulan berkekuatan M2,1 terjadi di wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Rabu, 20 Agutus 2025. Dalam unggahan di media sosial X, BMKG mengatakan gempa kedua ini terjadi pukul 20:16:18 WIB.

Sebelumnya, gempa pertama terjadi pada pukul 19.54 WIB. Gempa ini memiliki kekuatan Magnitudo 4,9 dan kedalaman 10 Km. Tidak ada laporan potensi tsunami.

Meski laporan BMKG hanya menyebut wilayah Bekasi, gempa juga dirasakan sejumlah warga Jakarta dan Tangerang Selatan.

Peristiwa alam ini membuat perjalanan dengan moda angkutan umum Kereta Rel Listrik (KRL) yang melayani Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) terhambat.

Berita Lain

Harga BBM Non-subsidi Naik Hingga Rp23.900/Liter

Dave Laksono Nyalakan Mesin Politik, Upaya Penambahan Suara Partai Golkar

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia

Forbes: Budi dan Michael Hartono dengan Kekayaan US$43,8 Miliar Bertahan di Posisi Pertama

Para penumpang di Stasiun Sudirman. Jakarta Pusat pada Rabu, 20 Agustus 2025 pukul 20.20 WIB, terpantau menumpuk di kedua peron, baik yang ke arah Tanang Abang maupun sebaliknya ke arah Bekasi.

Sejak pukul 20.00 WIB, tidak ada kereta yang melintas. Di peron 1, juga tampak tertahan kereta bandara di Stasiun Sudirman. Kereta belum bisa diberangkatkan.

Melalui pengeras suara, petugas mengumumkan adanya keterlambatan perjalanan karena gempa. Petugas memohon maaf atas adanya gangguan tersebut.

“Rangkaian tujuan Bekasi-Cikarang tertahan di Stasiun Tanah Abang, tujuan Tanah Abang-Duri-Angke masih tertahan stasiun Jatinegara,” ujarnya.

Ramai-ramai Lapor

Pantauan CNBC Indonesia, para pengguna KRL ramai-ramai melaporkan kendala yang dialami di beberapa stasiun. Hal ini juga dikonfirmasi VP Corporate Secretary KAI Commuter, Joni Martinus.

“Untuk sementara beberapa perjalanan KRL dihentikan demi memastikan kondisi keamanan jalur kereta,” kata Joni dalam keterangannya.

Ia menambahkan, petugas KRL sedang melakukan pengecekan di sepanjang lintasan Operasional Commuter Line untuk memastikan kondisi baik, sarana maupun prasananya.

“Karena faktor keamanan menjadi hal yang paling utama,” Joni menekankan.

Ia juga mengatakan PT Kereta Commuter Indonesia, memohon maaf atas ketidaknyaman para pengguna Commuter Line.

Operasional KRL kembali normal pada pukul 20:35 WIB. Setelah dilaporkan pemeriksaan, pada pukul 20:28 KAI memastikan kondisi aman. (*)

Berita Lain

Tangkapan layar fenomena cahaya misterius di langit Natuna, kepulauan Riau (Dok: istimewa)

BMKG Batam: Objek Cahaya di Langit Natuna Diduga Sampah Antariksa

8 April 2026
Perkiraan cuaca Kota Batam 27 Maret 2026 (Dok: BMKG)

Cuaca Batam 27 Maret 2026, Didominasi Berawan Tanpa Hujan

27 Maret 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS