JAKARTA – Gempa susulan berkekuatan M2,1 terjadi di wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Rabu, 20 Agutus 2025. Dalam unggahan di media sosial X, BMKG mengatakan gempa kedua ini terjadi pukul 20:16:18 WIB.
Sebelumnya, gempa pertama terjadi pada pukul 19.54 WIB. Gempa ini memiliki kekuatan Magnitudo 4,9 dan kedalaman 10 Km. Tidak ada laporan potensi tsunami.
Meski laporan BMKG hanya menyebut wilayah Bekasi, gempa juga dirasakan sejumlah warga Jakarta dan Tangerang Selatan.
Peristiwa alam ini membuat perjalanan dengan moda angkutan umum Kereta Rel Listrik (KRL) yang melayani Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) terhambat.
Para penumpang di Stasiun Sudirman. Jakarta Pusat pada Rabu, 20 Agustus 2025 pukul 20.20 WIB, terpantau menumpuk di kedua peron, baik yang ke arah Tanang Abang maupun sebaliknya ke arah Bekasi.
Sejak pukul 20.00 WIB, tidak ada kereta yang melintas. Di peron 1, juga tampak tertahan kereta bandara di Stasiun Sudirman. Kereta belum bisa diberangkatkan.
Melalui pengeras suara, petugas mengumumkan adanya keterlambatan perjalanan karena gempa. Petugas memohon maaf atas adanya gangguan tersebut.
“Rangkaian tujuan Bekasi-Cikarang tertahan di Stasiun Tanah Abang, tujuan Tanah Abang-Duri-Angke masih tertahan stasiun Jatinegara,” ujarnya.
Ramai-ramai Lapor
Pantauan CNBC Indonesia, para pengguna KRL ramai-ramai melaporkan kendala yang dialami di beberapa stasiun. Hal ini juga dikonfirmasi VP Corporate Secretary KAI Commuter, Joni Martinus.
“Untuk sementara beberapa perjalanan KRL dihentikan demi memastikan kondisi keamanan jalur kereta,” kata Joni dalam keterangannya.
Ia menambahkan, petugas KRL sedang melakukan pengecekan di sepanjang lintasan Operasional Commuter Line untuk memastikan kondisi baik, sarana maupun prasananya.
“Karena faktor keamanan menjadi hal yang paling utama,” Joni menekankan.
Ia juga mengatakan PT Kereta Commuter Indonesia, memohon maaf atas ketidaknyaman para pengguna Commuter Line.
Operasional KRL kembali normal pada pukul 20:35 WIB. Setelah dilaporkan pemeriksaan, pada pukul 20:28 KAI memastikan kondisi aman. (*)



