Sabtu, 7 Maret 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (tengah) anggap aneh usulan Kartu Janda Jakarta. (Foto: Ist./ voi.id).

Gubernur Anggap Aneh Fraksi Gerindra Usulkan Kartu Janda Jakarta

5 Agustus 2025
H. Achmad Ristanto H. Achmad Ristanto
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, Muhammad Thamrin memandang usulan Kartu Janda Jakarta yang digulirkan DPRD merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat rentan. Usulan ini sebelumnya diungkapkan Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta. Merespons usulan tersebut, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menilai usulan kartu janda hal yang aneh.

“Gagasan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kelompok rentan, khususnya perempuan kepala keluarga yang sering menghadapi tantangan ekonomi, sosial, dan psikologis pasca kehilangan pasangan,” kata Thamrin saat dihubungi, Senin, 4 Agustus.
Jika Pemprov DKI berkenan dan ingin menjalankan program ini, ia menyebut perlu disertai rancangan dan landasan hukum yang kuat.

Selain itu, perlu juga dilakukan perencanaan anggaran yang matang tidak membebani APBD secara berlebihan dan tetap sesuai dengan prinsip efisiensi.

“Kami juga mengingatkan pentingnya menjaga aspek sosial dan martabat penerima, termasuk dalam pemilihan nama program agar tidak menimbulkan stigma. Pendekatan berbasis data tetap menjadi prinsip utama dalam merancang kebijakan publik,” jelas Thamrin.

Berita Lain

Dua WN Thailand Divonis Berbeda di Kasus 1,9 Ton Sabu Sea Dragon

Proyek Kereta Cepat ke Surabaya Dapat Lampu Hijau Prabowo

Defisit APBN Februari Rp135 Triliun, Menkeu Purbaya Singgung Setoran Pajak

KY Pastikan Sidang Kasus Sabu 1,9 Ton Sea Dragon Berjalan Sesuai Etik

Fraksi di DPRD

Sebelumnya, Fraksi Partai Gerindra DPRD DKI Jakarta mengusulkan Pemprov menerbitkan program bansos untuk para janda yang telah ditinggal suaminya.

Hal ini disampaikan Wakil Bendahara Fraksi Gerindra DPRD DKI Jajarta, Jamilah Abdul Gani dalam rapat paripurna pemandangan umum fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025.

“Fraksi Gerindra meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mempertimbangkan penerbitan Program Kartu Janda Jakarta atau KJJ,” kata Jamilah di gedung DPRD DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin, 21 Juli 2025 lalu.

Jamilah berujar, usulan ini merupakan aspirasi dari masyarakat yang disampaikan kepada anggota Fraksi Gerindra dalam kegiatan reses.

Hanya saja, tidak semua janda diusulkan mendapat KJJ. Jika Pemprov DKI setuju, warga penerima manfaat bantuan tersebut merupakan perempuan berstatus janda yang berusia 45 tahun.

Menanggapi terpisah, Pramono Anung menilai hal tersebut usulan yang aneh. “Aneh-aneh aja. Enggak mau jawab, aku,” kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu, 23 Juli 2025. (*)

Berita Lain

Wakil Menteri Dalam Negeri; Bima Arya  Sugiarto (kanan). (Foto: Ist./Kemendagri).

Wamendagri: Harga Mobil Dinas Gubernur Rp8,5 M Agar Dikaji Ulang

1 Maret 2026
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa (Foto: Ist./Dok.Kementerian Keuangan).

Menkeu: Rp234 Triliun Dana Pemda Menganggur Tersimpan di Bank

21 Oktober 2025

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS