Rabu, 29 April 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Gubernur Sumatra Utara Bobby Nasution (kiri). (Foto: Ist./ monitorindonesia.com)

Gubernur Sumut Sepakat Keluarkan Surat Rekomendasi Tutup PT Toba Pulp Lestari

25 November 2025
H. Achmad Ristanto H. Achmad Ristanto
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – Gubernur Sumatra Utara (Gubsu) Bobby Nasution, sepakat mengeluarkan surat rekomendasi untuk menutup operasional PT Toba Pulp Lestari yang ada di Desa Pangombusan, Kecamatan Parmaksian, Kabupaten Toba. 

Kesepakatan itu terjadi setelah rapat selama hampir dua jam dengan Sekretariat Bersama (Sekber) Gerakan Oikumenis untuk Keadilan Ekologis, Ephorus HKPB, Pdt. Dr. Victor Tinambunan, dan Masyarakat Adat di Kantor Gubernur Sumatra Utara di Jalan Diponegoro, Senin, 24 November 2025. 

“Yang pasti kesimpulannya disampaikan, kami dari Pemerintah Provinsi Sumatra Utara akan mengeluarkan surat rekomendasi (tutup TPL) kepada pemerintah pusat,” kata Bobby Senin sore dilansir monitorindonesia.com.

Menurut kesepakatan mereka dalam pertemuan, surat rekomendasinya nantinya merupakan hasil diskusi antara seluruh pihak, termasuk dari Sekber, Pemerintah Kabupaten, dan Forkopimda. 

Berita Lain

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 190 kg Emas di Bandara Halim Perdanakusuma

Sebanyak 15 Korban Tewas Kecelakaan KA di Stasiun Bekasi Timur Teridentifikasi

Didit Wijayanto Wijaya Raih Gelar Doktor ke-34 Program Ilmu Hukum UTA’45 Jakarta

Rocky Gerung ke Istana Saksikan Pelantikan Jumhur Hidayat Menteri LH

Bobby mengatakan, mereka akan melihat, termasuk di dalamnya harus ada pandangan jangka panjang, jangka menengah, dan jangka pendek. “Ini harus sama-sama kami sepakati. Saya bilang tadi, kalau persoalan tutup, kami hanya boleh merekomendasikan, termasuk pandangan-pandangan bagaimana dengan tenaga kerja di sana, ada solusinya juga,” jelas Bobby. 

Unjuk Rasa

Diketahui pertemuan ini dilakukan setelah dua pekan sebelumnya, Senin, 10 November 2025, ribuan masyarakat korban konflik dengan TPL, termasuk dari Kabupaten Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Toba, Samosir, Simalungun, dan Dairi, melakukan unjuk rasa ke kantor Gubernur Sumut. Dalam aksi ini, massa membawa sejumlah alat peraga, seperti gondang Batak, ulos, hingga berbagai macam spanduk dan poster yang berisi tuntutan, termasuk “Selamatkan Tanah Batak. Tutup TPL”. 

Saat itu, Direktur Program Kelompok Studi dan Pengembangan Prakarsa Masyarakat (KSPPM), Rocky Pasaribu, mengatakan ingin memastikan Gubernur Sumatra Utara, Bobby Nasution, menutup PT TPL. 

“Kami ingin memastikan gubernur menutup TPL. Sampai gubernur datang menjumpai kami,” kata Rocky saat itu.

Gerakan kolektif dari warga ini setelah mereka merasa sudah menderita akibat kekerasan dari pihak perusahaan PT TPL.

Massa aksi tidak hanya para mahasiswa, tetapi juga masyarakat yang ada di sekitar Danau Toba, hingga warga Tapanuli Selatan. (*)

Berita Lain

Pengukuhan pengurus Abpednas. (Foto: Risma./HMS).

Pengukuhan Abpednas Sumut, Bobby Nasution Terus Mendorong Desa Berinovasi Lewat Skema Kompetisi

15 Februari 2026
Ephorus HKBP Pendeta Victor Tinambunan. (Foto: Ist./ Tribunnews.com).

Ucapan Syukur Ephorus HKBP Pendeta Victor Tinambunan Atas Penutupan PT TPL

23 Januari 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS