BATAM — Mangatur Nainggolan Law Firm (MNL) resmi membuka cabang barunya di Kota Batam pada Selasa, 19 Agustus 2025. Kehadiran kantor cabang ini menjadi langkah penting yang menandai komitmen MNL dalam memperluas jaringan sekaligus menghadirkan layanan hukum yang lebih dekat dengan dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat. Tidak hanya itu, ekspansi ini juga menunjukkan keseriusan MNL untuk ikut mengambil peran dalam menjaga kepastian hukum di daerah yang memiliki posisi strategis dalam perekonomian nasional dan internasional.
Managing Partner sekaligus pendiri MNL, Mangatur Nainggolan, menegaskan bahwa Batam dipilih bukan tanpa alasan. Menurutnya, kota ini memiliki kompleksitas hukum yang sangat khas, terutama di bidang bisnis, investasi, perpajakan, kepabeanan, hingga maritim. Oleh karena itu, kehadiran MNL di Batam diharapkan mampu memberikan solusi komprehensif dan terpercaya bagi para pelaku usaha serta masyarakat luas. Mangatur juga menekankan bahwa kantor cabang ini tidak hanya hadir untuk memberikan layanan hukum biasa, tetapi lebih dari itu, yakni untuk menjadi mitra strategis yang mampu membantu dunia usaha bertumbuh dengan aman.
Dalam kesempatan tersebut, Mangatur menuturkan bahwa pihaknya membawa visi besar yang selaras dengan tagline firma, yakni Lawyers Who Know Business. Tagline ini menggambarkan bahwa MNL tidak sekadar menguasai aspek hukum, tetapi juga memiliki pemahaman yang mendalam mengenai bisnis, keuangan, dan perpajakan. Dengan pendekatan itu, klien dapat merasakan layanan hukum terpadu yang mampu menjawab berbagai tantangan dalam aktivitas ekonomi.
Cabang Batam sendiri dipimpin oleh Capt. Benhauser Manik, seorang advokat yang memiliki latar belakang kemaritiman. Ia menyampaikan bahwa pengalamannya di dunia pelayaran sekaligus pendidikannya di bidang hukum menjadi alasan kuat untuk mengabdi di kota yang dikenal sebagai salah satu pusat industri maritim di Indonesia. Ia menilai bahwa Batam merupakan kawasan vital yang membutuhkan kehadiran firma hukum berintegritas agar setiap persoalan, terutama yang terkait dengan maritim dan perdagangan internasional, dapat ditangani secara profesional. Dengan latar belakang tersebut, ia optimis MNL Batam akan mampu memberi kontribusi nyata.

Lebih lanjut, Capt. Benhauser Manik menyampaikan tim dari pusat di Jakarta yang berkantor di Kuningan dengan puluhan advokat dan tenaga ahli siap membantu setiap perkara yang muncul, sehingga kualitas layanan hukum tetap terjaga. Pengalaman MNL dalam menangani berbagai sengketa besar, mulai dari sengketa perbankan hingga perkara perpajakan ekspor-impor, menjadi bekal berharga yang akan dibawa ke Batam. Bahkan, hingga saat ini, MNL dipercaya sejumlah klien besar, termasuk bank-bank nasional dan BUMN, untuk mengawal penyelesaian persoalan hukumnya.
Di sisi lain, Mangatur menambahkan bahwa kehadiran MNL Batam juga diharapkan dapat menjalin kolaborasi erat dengan pemerintah daerah, BP Batam, maupun lembaga hukum lain. Kolaborasi ini penting agar kepastian hukum benar-benar dapat terwujud, terutama di tengah geliat investasi yang terus berkembang. Menurutnya, sengketa hukum, perpajakan, maupun keuangan sering kali menjadi penghambat utama dalam keberlangsungan usaha. Karena itu, MNL hadir dengan strategi pelayanan terpadu yang diharapkan mampu menjadi jawaban atas tantangan tersebut.
Dalam jangka pendek, MNL menargetkan enam bulan pertama sebagai periode awal untuk membangun kepercayaan klien di Batam. Dengan demikian, di akhir tahun 2025, firma ini berharap sudah mampu menunjukkan kontribusi nyata bagi dunia usaha dan masyarakat. Sedangkan dalam jangka panjang, MNL berambisi menjadikan Batam sebagai salah satu pusat layanan hukum bisnis dan maritim yang kredibel di Indonesia.
Dengan resminya cabang Batam, MNL menegaskan kesiapannya untuk mengawal setiap langkah investasi dan bisnis agar berjalan sesuai aturan hukum. Kehadiran firma ini diharapkan dapat memberi rasa aman kepada investor, meningkatkan kepercayaan masyarakat, serta memperkuat posisi Batam sebagai kota yang mampu bersaing di tingkat internasional. Melalui peresmian ini pula, MNL mengirimkan pesan kuat bahwa Batam layak mendapatkan kepastian hukum yang lebih baik, sekaligus menjadi ruang bagi tumbuhnya dunia usaha yang sehat dan transparan.



