Minggu, 12 April 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Suasana normal di pusat Kota Jakarta di tengah situasi daya beli sebagian masyarakat menurun. (Foto: Ist./ Kompas.com).

Media Asing Soroti Pertumbuhan Ekonomi RI 5,12 Persen

6 Agustus 2025
H. Achmad Ristanto H. Achmad Ristanto
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – Performa ekonomi Indonesia mendapat sorotan media internasional, setelah Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan ekonomi di kuartal II-2025 mencapai 5,12 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

Media asing arus utama seperti CNBC, Reuters, hingga VNA menyoroti capaian ekonomi Indonesia lebih tinggi dari ekspektasi pasar, termasuk jajak pendapat Reuters yang memperkirakan pertumbuhan kuartal II hanya 4,80 persen saja.

Dikutip dari Kompas.com, CNBC per Selasa, 5 Agustus 2025 menuliskan capaian pertumbuhan ekonomi Tanah Air melampaui ekspektasi pasar dan disebut sebagai yang tertinggi sejak kuartal II-2023.

Sebelum rilis data BPS, Bank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan ekonomi nasional berada di kisaran 4,6 persen hingga 5,4 persen untuk tahun ini.

Berita Lain

Awal 2026, Mayoritas Bensin Impor Indonesia Berasal dari Singapura

Mantan Ajudan Gubernur Abdul Wahid Gugat KPK Rp11 Miliar ke PN Pekanbaru

Investor Kurang Tertarik Garap Jalan Tol Getaci, karena Traffic Rendah

Anggota DPR Apresiasi Temuan Cadangan Gas Baru PetroChina Jambi

BI sendiri telah menurunkan suku bunga kebijakan sebanyak empat kali sejak September 2024 untuk menjaga momentum pemulihan ekonomi.

Daya Tahan

CNBC melaporkan Indonesia menjadi salah satu negara berkembang yang menunjukkan daya tahan ekonomi kuat di tengah tekanan global. Sejumlah analis internasional memandang tren ini sebagai sinyal positif, meskipun beberapa indikator domestik seperti konsumsi dan belanja pemerintah masih menunjukkan tantangan.

Reuters juga melaporkan hal serupa. Media keuangan global ini mencatat bahwa kinerja ekonomi Tanah Air pada kuartal II melebihi dari survei mereka yang memperkirakan pertumbuhan hanya 4,80 persen.

Tak hanya itu, media asal Vietnam, VNA, memberitakan, berdasarkan data BPS, konsumsi rumah tangga masih menjadi pendorong utama pertumbuhan, menyumbang 2,64 poin persentase terhadap produk domestik bruto (PDB). Investasi, yang tercermin lewat pembentukan modal tetap bruto (PMTB), menyumbang 2,06 poin, sementara konsumsi pemerintah hanya berkontribusi 0,22 poin.

Belum Pulih

Meski tampak positif, sejumlah ekonom mempertanyakan kekuatan fundamental di balik capaian tersebut. Konsumsi masyarakat belum pulih sepenuhnya, sementara investasi swasta masih tampak menunggu arah kebijakan yang lebih jelas.

Lebih jauh, lanjut VNA, sejumlah indikator lain turut memperkuat keraguan. Purchasing Managers’ Index – PMI (Indeks Manajer Pembelian) sektor manufaktur yang konsisten di bawah level 50 sepanjang kuartal II menunjukkan sektor industri masih dalam fase kontraksi.

Penurunan penerimaan pajak konsumsi dan lesunya penjualan kendaraan juga menggambarkan lemahnya daya beli masyarakat. (*)

Berita Lain

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad dan wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra. (Foto: Humas BP).

Satu Tahun Kepemimpinan Amsakar – Li Claudia: PAD Meningkat, Ekonomi Batam Bangkit

2 April 2026
Momen pemberian penghargaan dari BP Batam kepada mitra kerja. (Foto: Humas BP).

BP Batam Apresiasi Kolaborasi Investasi Batam Sepanjang Tahun 2025 dengan Memberikan Penghargaan Kepada Mitra Strategis

17 Maret 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS