Jumat, 1 Mei 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Ketua Umum PDI-P, Megawati Soekarnoputri saat berpidato dalam Peringatan 70 Tahun Konferensi Asia-Afrika di Blitar, Jawa Timur, Sabtu, 1 November 2025.(Foto: Ist./Dokumentasi PDI-P).

Megawati: Bangun Dunia Baru Yang Berkeadilan dan Berperikemanusiaan

2 November 2025
H. Achmad Ristanto H. Achmad Ristanto
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Megawati Soekarnoputri tak kuasa menahan tangis saat menyerukan ajakan membangun dunia baru yang tak tunduk pada mesin dan modal.

Presiden Kelima RI itu pun mengajak seluruh bangsa menghadiri dunia baru yang berkeadilan dan berperikemanusiaan dan menolak tatanan global tersebut.

“Dari Blitar ini, dari pusara Bung Karno, saya ingin menyerukan kepada dunia, mari kita bangun dunia yang baru. Dunia yang tidak tunduk pada mesin dan modal, tetapi yang menempatkan manusia sebagai pusat peradaban dunia,” seru Megawati sambil terisak dalam Seminar Memperingati 70 tahun Konferensi Asia-Afrika (KAA) di Blitar, Jawa Timur, Sabtu, 1 November 2025.

Dikatakan, pembangunan dunia ke depan harus berpijak pada nilai-nilai kemanusiaan dan peradaban, bukan kekuasaan dan kepentingan ekonomi semata, dilansir kompas.com.

Berita Lain

Kemenimipas Bina 365 ASN Pelanggar Disiplin di Nusakambangan

BBM Nonsubsidi Naik Signifikan, Pertamina Pertahankan Harga Pertalite Rp10.000/Liter

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 190 kg Emas di Bandara Halim Perdanakusuma

Sebanyak 15 Korban Tewas Kecelakaan KA di Stasiun Bekasi Timur Teridentifikasi

Ia juga menegaskan bahwa dunia baru yang dicita-citakan itu harus diatur oleh nilai-nilai Pancasila, bukan algoritma dan kekuatan modal. “Inilah saatnya kita meneruskan cita-cita Bung Karno dengan membangun dunia baru yang adil, beradab, dan lebih manusiawi. Itulah makna sejati dari to build the world a new,” ucapnya.

Usul KAA Plus

Dalam kesempatan yang sama, Megawati juga mengusulkan pembentukan Konferensi Asia-Afrika (AA) Plus sebagai wadah baru solidaritas negara-negara di kawasan selatan dunia (Global South).

“Saudara-saudara sekalian, oleh sebab itu dalam pertemuan yang sederhana ini tetapi sangat berarti, mari kita matangkan KAA Plus tersebut. Jangan hanya kita dengarkan, jangan hanya bicara saja, mari kita berbuat,” tandas Megawati.

Ia pun mengingatkan bahwa peringatan 70 tahun KAA di Blitar bukan sekadar nostalgia sejarah, melainkan momentum untuk menyalakan kembali semangat Bandung yang menolak ketidakadilan global. “Peringatan 70 tahun Konferensi Asia-Afrika di Blitar ini bukanlah sekadar nostalgia sejarah. Melainkan panggilan zaman untuk menyalakan kembali obor Bandung dalam wajah baru, yakni pentingnya solidaritas global, suatu persaudaraan baru antara Asia, Afrika, dan Amerika Latin, serta siapa saja dari negara lain yang bersatu untuk menegakkan keadilan teknologi, ekonomi, dan kemanusiaan,” pungkas Megawati. (*)

Berita Lain

Zulkifli Hasan saat bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Ist./ Liputan6.com).

Zulhas: Silaturahmi Prabowo dan Megawati, Komitmen Rawat Persatuan Nasional

21 Maret 2026
Megawati didampingi putranya yang juga Ketua DPP PDIP Muhammad Prananda Prabowo disambut Menteri Negara pada Kementerian Luar Negeri Uni Emirat Arab (UEA), Saeed bin Mubarak Al Hajeri (kanan) setiba di bandar udara Al Bateen, Uni Emirat Arab, Minggu, 1 Februari 2026. (Foto: Ist./DPP PDI Perjuangan).

Kunjungan Kerja Megawati Melawat ke Abu Dhabi Selama Sepekan

2 Februari 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS