Selasa, 13 Januari 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia usai rapat dengan Menkeu Sri Mulyani. (Foto: Ist./ CNBC Indonesia).

Menteri ESDM: Indonesia Pasok Komponen Baterai Untuk Mobil Tesla

8 Agustus 2025
H. Achmad Ristanto H. Achmad Ristanto
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – Produsen mobil listrik (electric vehicle /EV) Amerika Serikat (AS) yakni Tesla, ternyata memasok salah satu komponen baterai EV-nya dari Indonesia.

Hal ini diungkapkan langsung Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia.

Pasokan komponen atau bahan baku baterai listrik untuk mobil listrik Tesla itu dilakukan, perusahaan asal China yang beroperasi di Indonesia yakni Huayou. Perusahaan ini mengekspor prekursor baterai EV.

“Bagaimana prekursor dibangun oleh Huayou. Kalau tidak salah, Huayou sekarang sudah ekspor ke Amerika, ya. Prekursor yang untuk memenuhi Tesla itu sudah kirim, sudah ada yang dikirim,” kata Bahlil di Hotel Mulia, Jakarta, dikutip Kamis, 7 Agustus 2025.

Berita Lain

Kata Bos Ciputra, Sektor Properti Bakal Melonjak Tahun 2026

Presiden Resmikan Kilang Minyak Terbesar di Balikpapan, RI Kurangi Impor BBM

HUT PDIP ke-53: Ketum Tandatangani Akta Notaris Pendirian Kantor Megawati Institute

Jokowi Ikut Disebut dalam Konstruksi Perkara Korupsi Eks Menag Yaqut

Dari Weda Bay

Prekursor baterai yang dipasok untuk Tesla berasal dari pabrik pengolahan nikel di Kawasan Industri Weda Bay, Pulau Halmahera, Maluku Utara, milik Huayou Indonesia.

Sebelumnya, Bahlil sempat menyatakan Huayou bakal menambah pasokan komponen baterai kendaraan listrik, khususnya prekursor untuk ke Tesla.

Hal tersebut menyusul diambil alihnya proyek baterai yang sebelumnya akan digarap oleh LG Energy Solution (LGES), kini dialihkan kepada Huayou, demikian dilansir cnbcindonesia.com.

Pemerintah resmi mengakhiri rencana kerja sama LG Energy Solution pada salah satu proyek pabrik baterai di Tanah Air.

Huayou saat ini sudah memiliki proyek fasilitas pengolahan dan pemurnian (smelter) nikel berteknologi High Pressure Acid Leaching (HPAL) di Kawasan Industri Weda Bay atau Indonesia Weda Bay Industrial Park di Pulau Halmahera, Maluku Utara. Adapun proyek smelter HPAL di Weda Bay ini disebut dengan Proyek Huafei HPAL. (*)

Berita Lain

Sudirman Said mantan Menteri ESDM  (Foto: Ist./ detikcom).

Diperiksa Kejagung Terkait Kasus Petral, Sudirman Said Buka Suara

24 Desember 2025
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad. (Foto: Humas BP).

Dorong Kebijakan Subtitusi LPG 3kg, BP Batam Dukung Kebijakan Jargas di Kota Batam

24 Desember 2025

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS