Selasa, 20 Januari 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Menteri Pekerjaan Umun Dody Hanggodo di Posko Nataru, Suradadi Kabupaten Tegal Jawa Tengah. (Foto: Ist./ detik.com).

Menteri PU Komplain Jalan Bergelombang Usai Jajal Tol Kanci-Pejagan-Pemalang

21 Desember 2025
H. Achmad Ristanto H. Achmad Ristanto
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo mengaku telah menyampaikan komplain kepada Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) alias pengelola ruas tol Kanci-Pejagan hingga Pemalang. Komplain tersebut terkait kontur jalan yang bergelombang.

Hal itu disampaikannya saat meninjau salah satu Posko Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Kantor PPK 1.1 Tegal milik Kementerian PU di bilangan Suradadi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Sabtu, 20 Desember 2025.

Komplain ia sampaikan melalui kepala Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT).

“Tadi itu Kanci-Pejagan sampai ke Pemalang. Tadi kan cukup ini (bergelombang), saya sudah langsung kontak ke BUJT-nya dan kontak juga kepala BPJT,” ungkap Dody kepada wartawan saat meninjau ke Kantor PPK 1.1 Kementerian PU, Tegal, Jawa Tengah, Sabtu, 20 Desember 2025 dilansir detik.com.

Berita Lain

Girik dan Letter C Tidak Lagi Berlaku Mulai 2 Februari 2026

Korban Pesawat ATR 42-500, Satu Jenazah Lanjut Dievakuasi Hari Ini

Ikan Favorit Warga Indonesia Ternyata Serap Racun dalam Air

Tim SAR Temukan Serpihan Pesawat ATR 42-500 di Puncak Gunung Bulusaraung

Rawan Masalah

Bahkan Menteri Dody menyebut, kontur jalan nasional lebih baik, dari pada ruas jalan tol tersebut.

Menurutnya, kontur jalan tol ini rawan menyebabkan masalah, jika tidak segera ditangani.

“Sepanjang jalan dari mulai Brebes sampai ke sini, saya lihat sih oke lah dibandingkan saat saya masuk ke jalan tol lebih bergelombang. Makanya saya agak komplain ke BUJT setempatnya dan lewat kepala BPJT-nya untuk segera menegur BUJT-nya, karena jalannya masih bergelombang. Itu khawatir kalau pas arusnya kencang itu bisa membuat masalah,” jelas Dody.

Biasanya, katanya lebih lanjut, perbaikan dilakukan dengan perbaikan permukaan jalan dengan nambah lapisan aspal baru atau overlay . Meski begitu, perbaikan kemungkinan tidak dilakukan dalam waktu dekat lantaran sudah mendekati periode Nataru.

“Bergelombang biasanya mereka melakukan ini lah, ada overlay , tapi kalau posisi begini kan repot. Karena kan sudah mendekati puncak musim libur kan. Jadi mesti ya, setelah Nataru,” pungkasnya. (*)

Berita Lain

PT Hutama Karya (Persero) mencatat sepanjang Semester I 2025, trafik kendaraan yang melintas di Jalan Tol Hutama Karya mencapai lebih dari 250.000 kendaraan per hari pada seluruh ruas jalan tol yang dikelola, dengan pertumbuhan sebesar 7,6% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024 (YoY). Salah satu ruas jalan tol yang dibangun Hutama Karya. (Foto: Ist./dok.hutama karya).

Sembilan Jalan Tol Dibuka 2026, Urat Nadi Baru Pengubah Ekonomi Daerah

5 Januari 2026
Jalan Tol Trans-Sumatra (JTTS) hasil garapan Hutama Karya. (Foto: Ist./Dok. Hutama Karya).

Pemerintah Tetapkan Bangun 50 Jalan Tol Masuk Daftar Proyek Strategis Nasional

28 Desember 2025

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS