Jumat, 1 Mei 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Gambar rancangan bangunan 138 lantai BUMN Tower di IKN. (Foto: Ist./ aliendc.com).

Otorita IKN Tidak Dengar Kelanjutan Pembangunan BUMN Tower

3 November 2025
H. Achmad Ristanto H. Achmad Ristanto
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – Di tengah deru pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang semakin masif, ditandai dengan pengerahan puluhan ribu pekerja dan komitmen APBN, muncul satu pertanyaan besar, tentang nasib BUMN Tower.

Proyek ambisius ini dirancang sebagai pencakar langit tertinggi di Indonesia yang menjulang 778 meter dengan 138 lantai, dan sempat digembar-gemborkan akan menjadi ikon di IKN.

Wacana BUMN Tower seolah lenyap di tengah hilangnya Kementerian BUMN. Di sisi lain, masih ada kejelasan investasi swasta yang justru bergerak cepat.

Gagasan membangun BUMN Tower dengan ketinggian yang hampir menyamai Burj Khalifa Dubai, bangunan tertinggi di dunia, sempat menarik perhatian publik. Namun, status proyek tersebut kini berada di titik yang tidak jelas.

Berita Lain

Kemenimipas Bina 365 ASN Pelanggar Disiplin di Nusakambangan

BBM Nonsubsidi Naik Signifikan, Pertamina Pertahankan Harga Pertalite Rp10.000/Liter

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 190 kg Emas di Bandara Halim Perdanakusuma

Sebanyak 15 Korban Tewas Kecelakaan KA di Stasiun Bekasi Timur Teridentifikasi

Inisiatif Kementerian

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menjelaskan, proyek BUMN Tower adalah kebijakan inisiatif dari Kementerian BUMN pada masanya dan tidak terkait dengan anggaran APBN atau proyek yang dikelola langsung oleh Otorita IKN.

“Hingga saat ini, Otorita IKN menyatakan tidak mendengar adanya kelanjutan pembangunan menara ikonik tersebut,” ujar Basuki, Rabu, 29 Oktober 2025 dilansir Kompas.com, Minggu, 2 November 2025.

Kesenjangan antara wacana besar dan realisasi ini menjadi ironi di tengah narasi IKN yang kini sangat fokus pada kepastian, efisiensi, dan prudent spending.

Fokus pemerintah saat ini adalah, memastikan tiga pilar pembiayaan IKN berjalan tanpa kendala, jauh lebih penting daripada satu proyek gimmick pencakar langit. 

Rinciannya, APBN sebesar Rp48,8 Triliun (hingga 2028) yang telah disetujui uituk mendukung pembangunan Trias Politika dan infrastruktur dasar.

KPBU senilai Rp158,72 Triliun, dengan tahap awal pembangunan delapan tower hunian ASN dan 109 rumah.

Selanjutnya Swasta Murni senilai Rp66,3 Triliun yang akan segera realisasi dengan pembangunan hotel, perkantoran, dan kawasan komersial.

Basuki menegaskan, alokasi APBN untuk IKN dalam kerangka Rp48,8 triliun yang telah disetujui didukung penuh oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Investasi Swasta

Meskipun BUMN Tower meredup, investasi swasta murni yang kredibel justru menunjukkan kemajuan signifikan dan sangat nyata. Proyek-proyek besar di kawasan komersial seperti milik Pakuwon Group, Vasanta Group, dan Jambu Luwuk Group, berada dalam tahap finalisasi desain untuk memperoleh Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

“Pembangunan direncanakan sudah mulai dilaksanakan sekitar Maret 2026,” ungkap Deputi Pendanaan dan Investasi Otorita IKN Sudiro Roi Santoso.

Demikian halnya dengan Swissbel Hotel, dan Papua Hotel yang sudah memulai land clearing dan groundbreaking.

Kepastian investasi swasta ini didorong penerbitan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2025 yang memberikan jaminan kepada investor.

Selain itu juga adanya target pemindahan 4.100 ASN pada awal tahap, serta pembangunan kompleks Trias Politika (Legislatif, Yudikatif) hingga tuntas pada 2028, menjamin populasi dan demand yang pasti di IKN.

Sikap Otorita IKN yang tidak terlalu fokus pada proyek ikonik seperti BUMN Tower mencerminkan pergeseran prioritas pada Ekosistem Berkelanjutan daripada iconic building semata. (*)

Berita Lain

Salah satu bangunan pintu tol jalur Jambi - Rengat. (Foto: Ist./dok.Hutama Karya).

Hutama Karya Percepat Kesiapan Pembangunan Konstruksi Jalan Tol Jambi–Rengat

20 April 2026
Presiden Prabowo Subianto (kiri) melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Vladimir Putin di Istana Kremlin, Moskow, Rusia, Senin, 13 April 2026. (Foto: Ist / kompas.tv).

Pertamina Tindaklanjuti Rencana Indonesia Beli Minyak Mentah dari Rusia

15 April 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS