Senin, 8 Juni 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Boeing 777-300ER (Extended Range) salah satu pesawat yang saat ini banyak beroperasi di seluruh dunia. Mesinnya dibekali General Electric GE90-115B yang berdiameter sedikit lebih besar dari kabin Boeing 737. (Foto: Ist./ prime video).

Pembelian 50 Pesawat Boeing Untuk Besarkan ‘Flag Carrier’ Garuda

17 Juli 2025
Mangatur Nainggolan, S.E. Mangatur Nainggolan, S.E.
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto buka suara terkait rencana pembelian 50 pesawat Boeing 777 dari Amerika Serikat (AS), di balik kesepakatan turunnya tarif dagang menjadi 19 persen. Ia bicara perlunya Indonesia membesarkan Garuda yang menjadi maskapai nasional.

“Ya, memang kita kan perlu untuk membesarkan Garuda. Garuda adalah kebanggaan kita. Garuda adalah flag carrier nasional. Garuda lahir dalam perang kemerdekaan kita. Jadi Garuda harus menjadi lambang Indonesia,” kata Prabowo kepada wartawan di Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu, 16 Juli 2025 dilansir detik.com.

Ia menjelaskan, tidak ada masalah dengan pesawat yang ada saat ini, tapi dibutuhkan pesawat-pesawat baru.

“Kita bertekad, saya bertekad untuk membesarkan Garuda. Dan untuk itu, kita butuh pesawat-pesawat baru. Saya kira nggak ada masalah karena kita butuh, mereka ingin jual. Pesawat Boeing juga cukup bagus. Kita juga tetap dari Airbus,” ujarnya.

Berita Lain

Diwarnai ‘Walk Out’, Mubes V Kosgoro 1957 Dinilai Cacat Hukum

SIARAN PERS

Dividen Interim Investor BCA Dibagikan 26 Juni

DJP Selidiki 32 Wajib Pajak di Sektor CPO, Potensi Tagihan Rp1,1 T

Perlu Impor

Di sisi lain Presiden Prabowo mengatakan, Indonesia juga memerlukan impor bahan-bahan lain, seperti BBM hingga gandum. Menurutnya, perlu ada titik temu untuk menjadi kesepakatan antara Indonesia dan AS.

“Jadi akhirnya terjadi pertemuan dua kepentingan. Kita juga butuh, sebagai contoh, kita masih impor BBM, kita masih impor gas, kita masih perlu impor gandum, kita masih perlu impor kedelai, dan sebagainya. Jadi akhirnya kita bisa dapat suatu titik pertemuan,” ujarnya.

Terkait ancaman defisit, Prabowo mengatakan pemerintah akan terus berupaya melakukan negosiasi. Menurutnya, hubungan dagang antarnegara perlu upaya negosiasi berkelanjutan.

“Ya kita terus akan, namanya hubungan dagang itu terus-menerus kita negosiasi,” ujarnya.

Pernyataan Trump

Sebelumnya, Donald Trump mengumumkan pemerintahannya telah mencapai kesepakatan perdagangan dengan Indonesia yang menghasilkan komitmen pembelian yang signifikan dari negara Asia Tenggara tersebut. Ini tercapai setelah negosiasi untuk menghindari tarif impor yang lebih tinggi.

Barang-barang Indonesia yang masuk ke Amerika Serikat akan dikenai tarif sebesar 19 persen, tulis Trump dalam sebuah unggahan di platform Truth Social miliknya. Tarif ini jauh di bawah ancaman level 32 persen yang sebelumnya dilontarkan Trump.

“Sebagai bagian dari perjanjian tersebut, Indonesia telah berkomitmen untuk membeli energi AS senilai US$15 miliar; produk pertanian Amerika senilai US$4,5 miliar; dan 50 pesawat Boeing, banyak di antaranya adalah 777,” tulis Trump pada Selasa, 15 Juli 2025 waktu setempat.

“Mereka akan membayar 19 persen dan kami tidak akan membayar apa pu, kami akan memiliki akses penuh ke Indonesia, dan kami memiliki beberapa kesepakatan yang akan diumumkan,” kata Presiden Trump sebelumnya kepada para wartawan di luar Ruang Oval, Gedung Putih, dilansir dari The Guardian, Rabu, 16 Juli 2025. (*)

Berita Lain

Wakil Ketua Komisi-I DPR RI, Dr. Dave AF Laksono, ME saat dicegat para wartawan. (Foto: Ist./ lkipartaigolkar.com).

Komisi-I DPR Minta Kebijakan Ruang Udara bagi Militer Asing Harus Transparan

15 April 2026
Anggota/Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Francis (jaket hitam tengah),  saat menghadiri First Cut Steel Ceremony proyek Tangguh Ubadari Carbon Capture Utilization - MD4 (TUCC-MD4) di PT Wasco Engineering Indonesia, Rabu, 8 April 2026. (Foto: Humas BP).

AS Jadi Pasar Terbesar, Ekspor Batam Tumbuh Signifikan di Awal 2026

8 April 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS