Jumat, 17 April 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Presiden Prabowo Subianto (kiri) didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta Rabu 6 Agustus 2025. (Foto: Ist./ presidenri.go.id).

Pemerintah Prabowo – Gibran Bukan Anak Kecil, yang Bisa Dibohongi

7 Agustus 2025
H. Achmad Ristanto H. Achmad Ristanto
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan, dalam perekonomian Indonesia, pemerintah menghadapi pemain-pemain yang memiliki agenda tersembunyi. Kelompok ini adalah mereka yang mementingkan kepentingan pribadi dan golongan.

Pemain-pemain ekonomi ini, kata Prabowo, niatnya mencari keuntungan sebesar-besarnya, tanpa peduli kondisi rakyat.

“Bila perlu rakyat dimiskinkan terus, mereka bisa mengisap kekayaan kita bagaikan mengisap darah. Ada, ini namanya realisme,” ujarnya, saat memberikan pengarahan dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu, 6 Agustus 2025 dilansir cnbcindonesia.com.

Presiden pun menegaskan, pemerintahannya bukan anak kecil yang bisa dibohongi atau dikelabui. Dia menjelaskan pemerintahannya tidak rela rakyat kecil harus dibebani secara finansial.

Berita Lain

KontraS Duga Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Bukan Atas Kehendak Pribadi

Ketua Ombudsman Yang Ditangkap Kejagung Miliki Kekayaan Rp4 Miliar

Bareskrim Polri Geledah Lima Gudang Tempat Ribuan Handphone Ilegal

Presiden Prabowo Tiba Kembali dari Rangkain Kunker ke Eropa

“Saya sebagai presiden, Wapres, kita bukan anak kecil. Kita tidak bisa dibohongi tidak bisa ditipu lagi, kita ingin baik dan beri kesempatan semua, tapi kita tidak rela rakyat Indonesia dimiskinkan terus,” Prabowo menekankan.

Serakahnomics

Sebelumnya, sebagai kepala pemerintahan juga kerap menyinggung istilah ‘serakahnomics’. Ini adalah istilah untuk mengambarkan mahzab ekonomi yang dianut oleh orang atau kelompok yang hanya mementingkan keuntungan diri dan kelompoknya semata.

“Ini adalah menurut saya kurang ajar, sampai saya merasa perlu ada istilah baru, ini bukan mahzab neolib (neoliberal) atau pasar bebas, atau capital. Ini mahzab serakahnomics, serakahnomics,” kata Prabowo dalam peluncuran kelembagaan 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Desa Bentangan, Klaten, Jawa Tengah, Senin, 21 Juli 2025.

Ia pun berulang kali memperingatkan pengusaha-pengusaha dalam negeri agar tidak memanfaatkan penderitaan rakyat.

“Saya sudah beri warning sekian bulan, ‘tolonglah patuhi ketentuan, patuhi Undang-Undang. Masa tega. Petani setengah mati, rakyat kita masih banyak yang susah. Ada yang cari keuntungan di atas penderitaan rakyat. Itu namanya adalah menghisap darah rakyat, itu adalah menurut saya parasit, menghisap darah, vampir-vampir ekonomi,” ucap Prabowo. (*)

Berita Lain

Pelabuhan peti kemas Batu Ampar, Kota Batam (Foto: Putra Gema Pamungkas)

Ekspor Kota Batam Tidak Sepenuhnya Melemah

9 April 2026
Wali Kota Batam dukung acara Gebyar UMKM tahun 2025. (Foto: Diskominfo).

Perkuat Sektor Ekonomi Kerakyatan, Wali Kota Batam Dukung Acara Gebyar UMKM Tahun 2025

6 November 2025

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS