SAMOSIR – Pemerintah Kabupaten Samosir Provinsi Sumatra Utara menerima hibah Rumah Susun (Rusun) RSUD dr. Hadrianus Sinaga dari
Kementerian PU dan Perumahan Rakyat (PUPR). Serah terima dilaksanakan di Lobby Lantai II Kantor Bupati Samosir, Selasa, 10 Juni 2025.
Acara ditandai penandatangan naskah perjanjian hibah dan serah terima barang milik negara, dari Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto kepada Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom disaksikan Kasubbag Tata Usaha Balai Pelaksanaan Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman Sumatra II, Asnah Rumiawati.
Hadir pada kesempatan itu Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk; Sekdakab. Samosir, Marudut Tua Sitinjak; Asisten II, Hotraja Sitanggang, Asisten III, Arnod Sitorus; Kepala BPKAD Melva Siboro, Kadis Kominfo; Immanuel Sitanggang; PPK Rumah Swadaya, PSU dan Kawasan Permukiman, Laris Situmorang; dan Petugas BMN dan Komputer, Partogi Simanjuntak.
Bupati Samosir Vandiko T. Gultom mengucapkan terima kasih kepada Kementerian PUPR yang telah menyerahkan Rusun RSUD sepenuhnya menjadi aset Pemerintah Kabupaten Samosir.
Dijelaskan, selama pengelolaan sementara oleh Pemkab. Samosir, Rusun RSUD dr. Hadrianus telah memberikan banyak manfaat bagi pegawai maupun masyarakat yang berobat dan saat ini sudah menghasilkan PAD (Pendapatan Asli Daerah).
Harapan Bupati
Bupati Samosir berharap sinergitas yang terjalin antara Pemkab. Samosir dan Pemerintah pusat, dapat berjalan semakin baik, terutama dalam program-program pembangunan rusun berikutnya.
“Kami sangat bersyukur atas sinergitas ini, dan besar harapan kami dalam program berikutnya terkhusus dalam mewujudkan cita-cita presiden terhadap pembangunan rumah swadaya ke depan, Pemkab. Samosir bisa mendapatkan pembangunan rusun kembali,” harap Vandiko
Dengan serah terima ini, Kepala Balai Pelaksanaan Penyediaan Perumahan dan Permukiman Sumatra II melalui Kasubbag Umum dan Tata Usaha, Asna Rumiawati berharap Pemkab. Samosir dapat lebih memanfaatkan rusun dengan baik, dapat dicatatkan sebagai aset Pemkab. Samosir, termasuk biaya perawatan ke depan.
Ia mengaku terharu dengan dampak yang diberikan rusun bagi masyarakat Samosir. “Ternyata Samosir sangat membutuhkan rusun, ke depan dan akan kami sampaikan kepada kepala balai,” ucap Asnah.
Sementara itu Direktur RSUD dr. Hadrianus Sinaga, Iwan H. Sihaloho menjelaskan, rumah susun dibangun pada tahun 2021 oleh Kementerian PUPR dengan biaya Rp20 Miliar lebih. Setelah proses pembangunan dan dikelola Pemkab. Samosir, saat ini telah menghasilkan PAD sebesar Rp819 Juta rupiah. (*)



