Jumat, 1 Mei 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Politikus senior Partai Golkar Ridwan Hisjam saat mendaftarkan diri sebagai bakal calon Ketua Umum Golkar periode 2024-2029 (Foto: Ist./detikcom).

Politikus Jatim, Ridwan Hisjam Dukung Munaslub Golkar

7 Agustus 2025
H. Achmad Ristanto H. Achmad Ristanto
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – Isu Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar mencuat belakangan ini, untuk menggantikan Bahlil Lahadalia sebagai Ketua Umum.

Politikus Senior Partai Golkar Ridwan Hisjam mendukung Munaslub jika memang ada unsur yang terpenuhi.

Adapun empat unsur terjadinya Munaslub Golkar, menurutnya, yakni ketum (ketua umum) melanggar AD/ART; melakukan pidana; berhalangan tetap; meninggal dunia atau sakit yang tidak mungkin sembuh; dan mengundurkan diri.

Politikus Jawa Timur (Jatim) Ridwan Hisjam ini pun berkelakar siap jika diminta mengisi posisi mana pun. “Munaslub monggo kapan saja saya siap memberikan dukungan (munaslub), asal ada unsur yang dipenuhi dari empat poin tadi. Saya ditaruh ketua dewan pembina oke, ditaruh di ketum oke, tidak pun tidak masalah. Karena pengabdian saya itu sejak usia 35 tahun, saya sudah pengurus Golkar Jawa Timur,” katanya ketika dihubungi, Rabu, 6 Agustus 2025 dikutip dari detikcom.

Berita Lain

LDA Disepakati, SKK Migas Sebut Gas Masela Ludes Terjual

Menhan Tinjau Latsarmil ASN di Markas Korps Marinir Cilandak

Kemenimipas Bina 365 ASN Pelanggar Disiplin di Nusakambangan

BBM Nonsubsidi Naik Signifikan, Pertamina Pertahankan Harga Pertalite Rp10.000/Liter

Suara Turun

Isu Munaslub Golkar, menurut Ridwan, bukan baru mencuat belakangan ini. Ia sudah lama mendengar dorongan Munaslub dari kader di lapangan.

Dasarnya, para kader teritorial menemukan adanya penurunan suara terhadap Golkar melalui kirka (perkiraan keadaan – kajian dan perhitungan) suara yang digelar rutin.

“Banyak (dorongan munaslub) karena kader di bawah merasa suara terhadap Golkar berkurang, kader-kader di bawah itu rutin membuat kirka atau menghitung suara Partai Golkar di desa-desa. Nah mereka tahu bahwa (jika) pemilu hari ini suara kita turun, maka muncullah suara ketidaksenangan dan minta munaslub dari daerah-daerah. Jadi sejak Pak Bahlil menjadi Ketum, kirka turun jadi muncullah dorongan munaslub,” ujarnya.

Ridwan tidak bisa menilai bagaimana kepemimpinan Bahlil sejauh ini di Golkar.

Ia mengatakan tiap orang pasti memiliki karakteristik kepemimpinan yang berbeda-beda.

“Bahlil itu junior dan anak didik saya di HMI, pada saat dia masih mahasiswa, dia selalu ke kantor saya, rutin tiap minggu. Saya tidak bisa menilai apakah baik atau tidak, karena pemimpin ada masanya, masa sekarang ini adalah masa Pak Bahlil dengan ciri kepemimpinannya sendiri,” ujarnya.

Harus Terbuka

Ridwan meminta jajaran pengurus DPP Golkar terbuka dan tidak menutup-nutupi adanya dorongan munaslub dari kader. Ia menilai munaslub dalam Golkar adalah hal yang biasa.

“Saya minta pengurus DPP Partai Golkar harus terbuka, besar hati dikritik kader desa yang memang ada di ujung suara. Jadi nggak usah membela diri; (munaslub) hal yang biasa, jangan bilang nggak ada (munaslub), makin dibilang nggak ada justru makin jadi,” ujarnya.

“Golkar itu ‘disenggol mekar’, kalau Golkar harus disenggol biar mekar terus dia. Makin disenggol akarnya makin kuat, buat saya isu munaslub hal yang biasa di Golkar. Jadi ketum Golkar itu harus kuat senggol-senggolan, kalau tidak kuat yang jangan jadi ketum,” ujarnya.

Terkait siapa yang ideal menggantikan Bahlil jika benar ada munaslub, Ridwan menyebut banyak tokoh internal yang mumpuni. Bahkan, dia mempersilakan jika ada tokoh di luar Golkar yang ingin jadi Ketum Golkar.

“Masalah ketumnya Pak Nusron, AGK (Agus Gumiwang Kartasasmita), Bambang Soesatyo atau orang-orang senior yang mau muncul, monggo silakan. Banyak kader Golkar yang mumpuni itu banyak, atau unsur-unsur di luar Partai Golkar lainnya,” ujarnya.(*)

Berita Lain

Silaturahim dan halal bihalal bersama Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dr Dave AF Laksono, ME (dua dari kiri), Walikota Cirebon Effendi Edo, S.A.P, M.Si (tiga dari kiri) dan Dr. HR Agung Laksono (empat dari kiri) di Kota Cirebon, Sabtu, 8 April 2026. (Foto: HMS/A.Ristanto).

Dave Laksono Nyalakan Mesin Politik, Upaya Penambahan Suara Partai Golkar

19 April 2026
Ketua Umum PPK Kosgoro 1957 Dave Akbarshah Fikarno Laksono menyerahkan paket bantuan pada anak yatim di sela peringatan Nuzulul Qur'an di Masjid Raya Al Hurriyyah, Puri Kembangan, Jakarta Barat, Sabtu, 14 Maret 2026. (Foto: Ist./Kosgoro 1957).

Dave Laksono: Jangan Jadikan Kosgoro 1957, Hanya Untuk Kepentingan Sesaat

15 Maret 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS