Senin, 20 April 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Tiang-tiang monorel kini bak ‘monumen infrastruktur’, yang dinilai tanpa fungsi dan mengganggu estetika. (Foto: Ist./cnnindonesia.com).

Pramono Mau Bereskan Tiang-tiang Monorel Mangkrak: Sangat Mengganggu

21 Mei 2025
H. Achmad Ristanto H. Achmad Ristanto
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung merasa terganggu adanya tiang-tiang monorel yang mangkrak di sepanjang Jalan HR Rasuna Said dan kawasan Senayan. Oleh karena itu, ia akan menyelesaikan masalah monorel mangkrak itu.

Tiang-tiang proyek monorel itu mulai dibangun pada pertengahan dekade 2000an silam, dan tak dilanjutkan hingga kini sehingga disebut sebagai mangkrak atau ‘batu nisan raksasa’.

“Kalau teman-teman sekalian lewat di Rasuna Said maupun di Senayan. Ada kolom-kolom untuk monorel yang sampai hari ini semuanya enggak mau nyentuh untuk diselesaikan. Kalau bagi saya pribadi ini adalah hal yang harus diselesaikan,” kata Pramono kepada wartawan di Jakarta Pusat, Selasa, 20 Mei 2025 dikutip dari cnnindonesia.com.

Menurutnya, proyek mangkrak itu karena ada kasus hukum antara pelaksana proyek, kontraktor, dan pihak terkait.

Berita Lain

Hutama Karya Percepat Kesiapan Pembangunan Konstruksi Jalan Tol Jambi–Rengat

Harga LPG Nonsubsidi 12 kg Naik Jadi Rp228 Ribu dari Rp192 Ribu

Harga BBM Non-subsidi Naik Hingga Rp23.900/Liter

Dave Laksono Nyalakan Mesin Politik, Upaya Penambahan Suara Partai Golkar

Selain itu, eks Sekretaris Kabinet itu mengatakan pemerintahan sebelumnya tidak mau membereskan masalah tiang-tiang Monorel itu.

“Tentunya harus ada keputusan untuk itu, enggak bisa kemudian dibiarkan begitu saja dari waktu ke waktu, karena semua orang tidak mau berpikir, tidak mau susah, tidak mau menyentuh persoalan itu. Bagi saya pribadi, saya ingin menyelesaikan itu,” katanya.

Diputuskan Nanti

Pramono belum menjelaskan apakah nantinya tiang-tiang monorel itu akan dibongkar. Ia mengatakan hal itu akan diputuskan nanti.

“Bagi pemerintah Jakarta ini sangat mengganggu. Maka bukan monorelnya yang dilanjutkan, tetapi tiang-tiang yang tidak berfungsi itu akan diapakan? Apakah dibersihkan? Apakah dibuat apa?” kata Pramono.

Pembangunan monorel diketahui dimulai sejak 2004 dengan dua jalur yakni green line dan blue line. Pada tahun 2011, DKI resmi menghentikan proyek itu. (*)

Berita Lain

Billboard film Aku Harus Mati. (Foto: Ist./ kumparan.com)

Gubernur: Semua Billboard ‘Aku Harus Mati’ di Jakarta Sudah Dicopot

7 April 2026
Direktur Utama PT Jakarta Monorail, Ir. Sukmawati Syukur di kantornya Rabu, 4 Juni 2025. (Foto: Ist./Tony Limbong).

PT Jakarta Monorail Respon Positif Niat Gubernur Pramono Selesaikan Tiang Mangkrak

5 Juni 2025

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS