Sabtu, 11 April 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Salah satu titik ruas jalan Badau-Empanang yang rusak pasca dikerjakan oleh PT Adhi Karya di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu, Perbatasan Indonesia-Malaysia. (Foto: Ist./dok.pribadi).

Proyek Jalan Badau-Empanang Kapuas Hulu Ditengarai Dibangun Asal-asalan

21 September 2025
H. Achmad Ristanto H. Achmad Ristanto
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Adhi Karya ditengarai telah mengerjakan proyek ruas jalan Badau-Empanang Kabupaten Kapuas Hulu Provinsi Kalimantan Barat asal-asalan. Kondisi prasarana perhubungan ini, sebelum seumur jagung sudah mengalami kerusakan di beberapa titik.

Atas buruknya kondisi dan mutu hasil pekerjaan PT Adhi Karya tersebut, media online Kalimantan Barat baru-baru ini mengungkap protes warga perbatasan termasuk Camat Badau, Pane Pasogit; Camat Empanang, Herman Goe dan beberapa kepala desa wilayah setempat.

Berdasarkan informasi dan data yang dihimpun oleh media online Redaksi Satu, ruas jalan yang dikerjakan BUMN ini, bukan hanya asal-asalan tetapi diduga kuat ada pengurangan volume pekerjaan. Di antaranya ruas jalan tersebut dikerjakan sepotong-sepotong, volume pengurangan ketebalan, bahkan juga diduga kuat menggunakan material aspal yang dibeli dari Serawak Malaysia.

Proyek ruas jalan nasional penghubung Badau-Empanang dan Nanga Kantuk-Jelemu itu menggunakan Tahun Anggaran APBN 2024 dengan pagu sebesar kurang lebih Rp191 miliar, untuk volume panjang 33,6 kilo meter dan lebar 6 meter.

Berita Lain

Mantan Ajudan Gubernur Abdul Wahid Gugat KPK Rp11 Miliar ke PN Pekanbaru

Investor Kurang Tertarik Garap Jalan Tol Getaci, karena Traffic Rendah

Anggota DPR Apresiasi Temuan Cadangan Gas Baru PetroChina Jambi

Anggota Komisi III DPR Sebut RUU Perampasan Aset Berpotensi Tabrak UUD

Minta Diselidiki

Warga masyarakat perbatasan atas pelaksanaan proyek pembangunan infrastruktur tersebut menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada pemerintah. Namun warga masyarakat juga meminta kepada pemerintah melalui institusi penegak aturan dan hukum untuk menyelidiki Adhi Karya. Apakah BUMN Karya ini mengerjakan proyek sesuai dengan kontrak kerja.

Menurut publik, selain pihak PT Adhi Karya yang dimintai pertanggungjawaban atas persoalan tersebut, juga pihak Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Barat, Kementerian PUPR selaku pihak yang seharusnya melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan pengerjaan proyek jalan tersebut, wajib ikut bertanggung jawab. (*)

Berita Lain

Kondisi kendaraan yang melintas di jalan Gajah Mada pasca perbaikan. (Foto: Humas BP).

Penutupan Sementara Jl. Gajah Mada, BP Batam Lakukan Perbaikan Jalan Vista

3 April 2026
Wali Kota Batam dan wakilnya hadiri acara halal bihalal di Bengkong, Golden Prawn. (Foto: Diskominfo).

Untuk Mengurai Kemacetan di Bengkong, Wali Kota Batam Targetkan Pembangunan Jembatan Tahun 2027

2 April 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS