Jumat, 1 Mei 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Chief Executive Officer (CEO) Danantara, Rosan Perkasa Roeslani. (Foto: Ist./Dok. Biro Pers Sekretariat Presiden).

Raja Yordania Ajak Danantara Garap Proyek Gas dan Jalan Tol

16 November 2025
H. Achmad Ristanto H. Achmad Ristanto
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – Raja Yordania, Abdullah II ibn Al Hussein mengajak Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) menggarap proyek pipanisasi gas hingga tol. Diperkirakan investasi yang dibutuhkan mencapai US$1,3 miliar atau setara Rp21,7 triliun (kurs Rp16.700).

Chief Executive Officer (CEO) Danantara, Rosan Perkasa Roeslani mengatakan, Raja Abdullah II telah memaparkan potensi proyek untuk ditawarkan kepada Danantara dalam pertemuan hari ini. Paparan itu disampaikan saat pertemuan keduanya di Hotel St. Regis Jakarta, yang juga turut dihadiri Presiden Prabowo Subianto.

“Raja Yordania mengundang langsung untuk berinvestasi ke Yordania di tiga bidang. Satu di pipanisasi gas, yang kedua di proyek jalan tol,” kata Rosan ditemui di Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu, 15 November 2025 dilansir detik.com.

Rosan menjabarkan, proyek pipanisasi gas memiliki nilai investasi sekitar US$1 miliar, jalan tol sekitar US$300 juta, sedangkan kebutuhan investasi bidang logistik tidak dirincikannya. Dengan demikian, diperkirakan kebutuhan investasinya mencapai sekitar US$1,3 miliar.

Berita Lain

Kemenimipas Bina 365 ASN Pelanggar Disiplin di Nusakambangan

BBM Nonsubsidi Naik Signifikan, Pertamina Pertahankan Harga Pertalite Rp10.000/Liter

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 190 kg Emas di Bandara Halim Perdanakusuma

Sebanyak 15 Korban Tewas Kecelakaan KA di Stasiun Bekasi Timur Teridentifikasi

Atas penawaran tersebut, Rosan menyebut, pihaknya akan menindaklanjuti ajakan investasi tersebut melalui serangkaian evaluasi. Danantara juga akan mengirimkan tim ke sana untuk mengecek proyek-proyek terkait.

“Itu tentunya kita akan evaluasi, tindak lanjuti, dan Danantara juga diundang langsung oleh beliau untuk datang pada bulan Desember ini ke Jordan,” ujarnya.

Produksi Fosfat

Selain ketiga proyek tersebut, ia juga mengungkapkan rencana RI dan Yordania untuk memperluas kerja sama dalam produksi fosfat. Keberadaan fosfat penting sebagai bahan baku pupuk.

Indonesia bersama Yordania sebelumnya juga telah menjalin kerja sama dalam hal perdagangan dan produksi fosfat. Di Indonesia, telah berdiri pabrik fosfat bernama PT Petro Jordan Abadi (PJA), hasil joint venture antara PT Petrokimia Gresik dan Jordan Phosphate Mines Company (JPMC).

“Kerja sama itu (pengembangan fosfat) 50% sudah ada di Indonesia dan rencananya ingin dikembangkan lagi, termasuk apa kita juga akan akan berinvestasi untuk fosfat dan juga potash di Jordan. Jadi itu sedang akan kita jajaki juga bersama,” kata Rosan.

Untuk mengembangkan pabrik fosfat tersebut, Yordania dan Indonesia telah menjalin kerja sama senilai kurang lebih US$250 juta sejak tahun 2010 lalu. Dari kerja sama tersebut, Rosan mengatakan, Indonesia telah meraup keuntungan kurang lebih US$20 juta.

“Itu juga memberikan keuntungan kurang lebih US$20 juta untuk kita dan kita ingin itu diekspansi lebih besar lagi karena itu berada di Gresik dengan Petrokimia Gresik,” ujarnya.

Namun demikian, Rosan tidak merinci, apakah perluasan kerja sama ini akan dilakukan dalam bentuk pembangunan pabrik baru atau perluasan dari pabrik yang sudah ada. Rencana tersebut saat ini masih dalam proses penjajakan.

“B2B skemanya dan saya juga sudah sampaikan bahwa di Danatara itu kita ada return yang kita selalu targetkan. Dan kelihatannya itu masuk dengan dengan return dari investasi yang secara garis besarnya tadi yang akan diinginkan untuk kita bisa berinvestasi di sana,” terang dia. (*)

Berita Lain

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad hadir dalam kegiatan penandatanganan serangkaian perjanjian kerja sama strategis bersama PT PLN Batam dan PT Digitalland Service One (DayOne), pada Jumat, 17 April 2026 di Balairung Sari BP Batam. (Foto: Humas BP).

Investasi Digital Menguat, BP Batam Dukung Proyek Pusat Data DayOne-PLN Batam

18 April 2026
Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo. (Foto: Ist./ detikcom).

Investor Kurang Tertarik Garap Jalan Tol Getaci, karena Traffic Rendah

11 April 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS