Jumat, 13 Maret 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Struk pembayaran di sebuah restoran Kota Batam. (Foto: HMS).

Realisasi Pajak Restoran Batam Menurun Meski Jumlah Wajib Pajak Meningkat

3 September 2025
Pahala Gultom Pahala Gultom
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

BATAM – Jumlah wajib pajak restoran di Kota Batam mengalami peningkatan setiap tahun. Akan tetapi, realisasi penerimaan pajak restoran justru menurun pada 2025. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan publik mengenai kepastian aliran dana dari pungutan 10 persen yang selama ini dibebankan kepada konsumen.

Berdasarkan data dari sistem SIEPENDA, pada 2022 target pajak restoran ditetapkan Rp120 miliar dengan realisasi Rp100 miliar dari 1.056 wajib pajak. Pada 2023, target naik menjadi Rp140 miliar dengan realisasi Rp115 miliar dari 1.374 wajib pajak. Tahun 2024 target mencapai Rp160 miliar dengan realisasi Rp130 miliar dari 1.500 wajib pajak. Namun pada 2025, meskipun jumlah wajib pajak bertambah menjadi 1.650, realisasi justru turun ke angka Rp121,7 miliar dari target Rp162,5 miliar.

Fakta ini semakin menarik perhatian setelah redaksi memperoleh struk pembayaran dari La Stoa Resto & Cafe di Batu Aji yang secara jelas mencantumkan pungutan “Pajak Restoran 10%”. Hal ini menimbulkan kekhawatiran publik bahwa pajak yang telah dibayarkan konsumen mungkin tidak seluruhnya sampai ke kas daerah.

Kepala Bapenda Batam, Raja Armansyah, ketika dikonfirmasi, menegaskan bahwa La Stoa Resto & Cafe telah terdaftar sebagai wajib pajak restoran. “Wajib pajak tersebut aktif dalam pembayaran pajak dan setoran masuk ke rekening kas daerah. Pengawasan dilakukan melalui laporan bulanan, bukti setoran, serta pemantauan melalui aplikasi SIEPENDA. Semua data diaudit BPK setiap tahun. Apabila terdapat temuan, wajib pajak diwajibkan menutupi kekurangan sesuai mekanisme yang berlaku,” ujarnya kepada HMS.

Berita Lain

Anggota DPRD Soroti Masalah Pemberitaan Pembuangan Limbah B3 di Kawasan PT JMB

Kepala BP Batam Tegaskan Pencegahan Gratifikasi dan Rayakan Idulfitri Secara Sederhana

Atasi Persoalan Air, BP Batam dan PT ABH Tingkatkan Kapasitas Suplai Hingga 850 Liter Per Detik

Diduga Cemburu Asmara, Pria di Batam Tega Habisi Rekan Prianya di Kamar Kos

Meskipun demikian, tren penurunan realisasi di tengah peningkatan jumlah wajib pajak tetap menimbulkan pertanyaan. Beberapa kemungkinan yang muncul antara lain adanya restoran yang memungut pajak 10 persen dari konsumen tetapi tidak menyetorkan seluruhnya, laporan omzet yang tidak sesuai dengan realitas, atau kelemahan dalam sistem pengawasan berbasis aplikasi.

Kasus ini menegaskan pentingnya transparansi dalam pengelolaan pajak daerah. Publik berhak mengetahui bahwa setiap pungutan 10 persen yang mereka bayarkan benar-benar disetorkan ke kas daerah dan digunakan sesuai peruntukan dalam APBD. HMS akan terus menelusuri praktik ini dengan membandingkan data setoran dari restoran lain di Batam untuk memastikan bahwa pajak yang dipungut dari masyarakat tidak berhenti di meja kasir, melainkan sampai ke kas daerah demi kepentingan publik.

Berita Lain

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batam, Raja Azmansyah. (Foto: Irvan)

Optimalkan Pendapatan Pajak Restoran, Bapenda Batam Pasang 200 Unit Tapping Box Tambahan

26 Juli 2023
Seorang pengendara motor melawan arus di Jalan Bundaran Simpang Barelang, Kecamatan Batu Aji, Kota Batam. (Foto: Irvan Fanani)

Banyak Motor Lawan Arus di Bundaran Tembesi, Warga: Membahayakan!

2 Juni 2023

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS