JAKARTA – Tunjangan Hari Raya (THR) merupakan pendapatan rutin yang diberikan kepada para pekerja demi menyambut hari raya keagamaan. Uniknya, tradisi ini juga ada di negara lain. Jadi selain Indonesia ternyata ada tiga negara yang memberikan THR?
THR di Indonesia merupakan kultur turun temurun yang dimulai dari zaman Pasca Kemerdekaan. Lembaga Ilmu Penelitian Indonesia (LIPI) mencatat, pemberianTHR pertama kali pada tahun 1950-an, demikian dikutip dari detik.com.
THR diberikan pada Kabinet Soekiman Wirjosandjojo yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan pada pegawai negara atau aparatur sipil negara (ASN). Lambat laun para pekerja di luar ASN menuntut hak yang sama.
Meskipun negara-negara lain tidak memberikan tunjangan di hari keagamaan, tetapi beberapa negara ada yang memberikan tunjangan lain yang menyerupai THR.
Tiga Negara
- Belanda – negara ini memberikan tunjangan yang mirip THR. Namun namanya berbeda, yakni Holiday Allowance atau tunjangan liburan.
Mengutip laman Dutchreview, Holiday Allowance diberikan kepada pekerja yang akan mendapatkan liburan. Oleh karena itu, perusahaan tempat mereka bekerja akan memberikan hak tersebut.
“THR” di Belanda ini diperkenalkan pada 1920-an. Tunjangan ini menjadi cara bagi pemberi kerja, untuk memberikan insentif kepada karyawannya khusus pergi berlibur.
- Denmark – Setiap Maret, para pekerja di Denmark akan mendapatkan pemberitahuan mengenai tunjangan. Melansir dari lifeindenmark.borger, besaran tunjangan adalah 12,5% dari gaji.
Pekerja harus segera mengambil dan menentukan libur yang ditetapkan mulai 1 Mei setiap tahunnya. Terlambat sedikit saja, tunjangan bisa melayang.
- China – Negara ini memberikan “THR” dalam bentuk angpao berwarna merah. Dalam National Library Board Singapura, warna merah dalam tradisi China mengandung nilai filosofis sebagai simbol keberuntungan, kehidupan, dan kebahagiaan.
Inilah yang membuat angpao atau hongbao diberikan sebagai harapan atau doa baik untuk penerimanya.
Sejarahnya, di era Dinasti Song pada abad ke-12, memberikan uang sudah menjadi norma. Angpao di era Dinasti Song diberikan dari orang tua kepada anaknya, lalu pada para penabuh gong dan gendang di tahun baru, serta dari tuan pada budaknya.
Itulah tiga negara yang memberikan THR selain Indonesia. Semoga menambah wawasan! (*)



