Jumat, 1 Mei 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat menyampaikan konferensi pers terkait penyitaan impor beras ilegal mellaui kawasan Batam, Kepulauan Riau, di rumahnya, Jakarta Selatan, Selasa, 25 November 2025.(Foto: Ist./Kompas.com).

Sita Beras 250 Ton di Sabang, Mentan Tak Mau Indonesia Terus Jadi Pasar

26 November 2025
H. Achmad Ristanto H. Achmad Ristanto
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyebutkan, pemerintah tidak mau Indonesia menjadi pasar komoditas beras seperti beberapa tahun terakhir, karena saat ini telah mencapai swasembada pangan.

Pernyataan ini ia kemukakan saat dimintai tanggapan terkait keberatan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), melalui kuasa hukumnya menyampaikan keberatan karena Amran menyebut 250 ton beras impor yang masuk secara ilegal.

Dikatakan, beras impor itu masuk ke Tanah Air karena harga di luar negeri sedang jatuh, lantaran Indonesia berhenti mengimpor beras. “Penduduk kita adalah nomor 4 dunia, 286 juta. Apakah kita mau jadi pasar?” ujar Amran saat ditemui di kediamannya, Jakarta Selatan, Selasa, 25 November 2025 dilansir Kompas.com.

Menurut Amran, berdasarkan informasi yang pihaknya terima pada Senin, 24 November 2025 malam, harga beras di negara lain jatuh hingga Rp5.700 per kilogram. Mulanya, harga beras di negara eksportir itu mencapai 650 dollar Amerika Serikat (AS) per ton menjadi 340 dollar AS per ton.

Berita Lain

Kemenimipas Bina 365 ASN Pelanggar Disiplin di Nusakambangan

BBM Nonsubsidi Naik Signifikan, Pertamina Pertahankan Harga Pertalite Rp10.000/Liter

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 190 kg Emas di Bandara Halim Perdanakusuma

Sebanyak 15 Korban Tewas Kecelakaan KA di Stasiun Bekasi Timur Teridentifikasi

Sepanjang 2023-2024, Indonesia mengimpor 7 juta ton beras dari luar negeri. Keputusan pemerintah Indonesia menutup keran impor, karena kebijakan swasembada pangan, membuat harga beras jatuh.

Di sisi lain, Kementan telah berdiskusi dengan Pemerintah Provinsi Aceh terkait rencana cetak sawah dan irigasi senilai hampir Rp200 miliar pada 2025.

Menurut Amran, pihaknya bukan memberikan solusi jangka pendek, pemerintah memberikan solusi permanen. “Ada permintaan dari Aceh, kita cetak sawah. Jadi kita memberikan solusi permanen,” ujar Amran.

Beras Ilegal

Sebelumnya, Kementan mengungkap praktik impor beras ilegal di Sabang, Aceh, sejumlah 250 ton.

Beras itu masuk ke Tanah Air dan disimpan di gudang milik perusahaan swasta, PT Multazam Sabang Group. Kegiatan impor itu dinilai melanggar aturan dan perintah Presiden Prabowo Subianto yang melarang impor beras. “Kami terima laporan tadi sekitar jam 2, bahwasannya ada beras masuk di Sabang itu 250 ton tanpa izin dari pusat, tanpa persetujuan pusat. Tadi langsung kami telepon ke Polda, Kabareskrim, Pak Pandam, langsung disegel ini berasnya enggak boleh keluar,” kata Amran dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu, 23 November 2025.

Respon Gubernur

Merespons hal itu, Gubernur Aceh Mualem melalui juru bicaranya, Muhammad MTA, mengeklaim, tidak ada regulasi yang dilanggar Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) dan pihak terkait.

“Menteri Amran dalam pernyataannya, kami nilai terlalu reaksioner dan minim terhadap sensitivitas daerah, terutama Aceh sebagai bekas konflik. Tanggapan Menteri terkait impor 250 ton di Sabang, kami nilai terlalu didramatisir seakan-akan sebuah tindakan pidana serius dan melawan undang-undang,” kata MTA lewat keterangan tertulis kepada Kompas.com, Senin, 24 November 2025 malam.

Pihak Mualem merasa pernyataan itu mereduksi kewenangan Pemprov Aceh, terutama BPKS. (*)

Berita Lain

Kawasan penambangan emas ilegal di wilayah Provinsi Lampung. (Foto:Ist./ Polda Lampung).

Gasak Emas dari Tambang Ilegal, 14 Tersangka Raup Rp2,8 Miliar/Hari

12 Maret 2026
Presiden Prabowo Subianto menggelar rangkaian rapat terbatas bersama sejumlah menteri di kediaman Hambalang, Bogor. (Foto: Ist./Biro Pers Sekretariat Presiden).

Para Menteri Kumpul di Hambalang, Bahas Swasembada Pangan dan Energi

10 Maret 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS