SAMOSIR – Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom, dan Wakil Bupati, Ariston Tua Sidauruk, memberikan apresiasi tinggi kepada Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Samosir atas keberhasilan mereka mengibarkan dan menurunkan bendera merah putih dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-80 tahun 2025. Acara pemberian penghargaan ini berlangsung dalam resepsi kenegaraan di Rumah Dinas Bupati Samosir pada tanggal 17 Agustus 2024.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Vandiko menyampaikan rasa bangganya terhadap kinerja Paskibraka yang dinilainya sangat baik dan penuh tanggung jawab. “Terima kasih kepada seluruh anggota Paskibraka Kabupaten Samosir. Seluruh prosesi dan tanggung jawab dilakukan dengan baik. Saya bangga dengan kesanggupan ini dan belum tentu orang lain dapatkan,” ungkapnya.
Bupati Vandiko juga menekankan pentingnya pengalaman selama pelatihan Paskibraka sebagai modal untuk mencapai cita-cita di masa depan. Ia berharap pengalaman ini dapat meningkatkan kedisiplinan, jiwa nasionalisme, dan rasa tanggung jawab dalam pembangunan, khususnya di Kabupaten Samosir.
Sementara itu, Wakil Bupati, Ariston Tua Sidauruk menambahkan bahwa menjadi anggota Paskibraka adalah momen berharga, terutama di usia muda. “Tiada kebahagiaan tanpa kehadiran kalian, maka kalian harus berbangga karena disaksikan orangtua dan seluruh pejabat Forkopimda. Harus ada kebanggaan, dengan penyelesaian tugas ini harus lebih semangat menempuh jenjang pendidikan yang lebih tinggi,” kata Ariston.

Apresiasi juga disampaikan oleh Forkopimda yang diwakili oleh Nasip Simbolon. Menurutnya, pengalaman sebagai Paskibraka akan mencetak mental dan mindset yang kuat untuk mewujudkan cita-cita di masa depan. “Kepada seluruh Paskibra, kedepannya ini menjadi momen menempuh cita-cita. DPRD selalu bersama dengan pemerintah melakukan evaluasi agar Paskibra dalam melakukan kegiatan lebih baik ke depan,” ucap Nasip.
Titur Sihotang, perwakilan pelatih Paskibraka, juga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh anggota Paskibraka yang sukses mengibarkan dan menurunkan bendera merah putih. “Semoga kalian menjadi anak tangguh, harapan kami kalian menjadi duta Samosir di masa mendatang,” ungkapnya.
Ignasius Sitanggang, salah satu anggota Paskibraka, berbagi kesannya selama mengikuti pelatihan. “Saya bersyukur ikut menjadi anggota Paskibraka. Kalau ada satu yang salah harus semua merasakan, kami harus menerima dengan sabar. Capek, haus, dan lapar harus dilawan dengan mental,” terangnya.
Melva Sigalingging, anggota Paskibraka lainnya, juga menyampaikan rasa syukurnya atas kesempatan menjadi bagian dari Paskibraka. “Kami berterima kasih dapat bergabung di Paskibraka sehingga kami memiliki semangat berlatih, disiplin, dan percaya diri,” katanya.
Darwin Sitanggang, perwakilan orang tua Paskibraka, merasa bangga dan bersyukur atas kesempatan yang diberikan kepada anaknya menjadi Paskibraka. “Perasaan bangga dan haru selama 1 bulan lebih tidak bisa saya ungkapkan dan tuliskan dengan kata-kata. Semoga seluruh pimpinan di Kabupaten Samosir diberikan kesehatan jasmani dan rohani,” kata Darwin. Ia berpesan kepada seluruh anggota Paskibraka untuk menjadi pribadi yang rendah hati dan tidak menyia-nyiakan kesempatan yang diberikan. “Buktikan bahwa kalian sudah ditempah dengan keras, semoga apa yang kalian cita-citakan tercapai dengan baik,” ucap Darwin penuh harap.



