BATAM – Surat permintaan konfirmasi yang diajukan oleh jurnalis sekaligus pelanggan Telkomsel, HMS, pada Kamis, 15 Agustus 2025, hingga saat ini belum mendapatkan tanggapan dari pihak Telkomsel Batam. Surat tersebut telah diterima oleh resepsionis di kantor layanan Telkomsel dan berisi empat pertanyaan penting terkait keluhan layanan.
Adapun poin-poin yang disampaikan dalam surat konfirmasi tersebut mencakup:
1. Sering terjadi gangguan jaringan internet, terutama di beberapa wilayah tertentu di Kota Batam, yang mengganggu aktivitas pengguna.
2. Distribusi penggunaan kuota internet, mempertanyakan bagaimana cara mengetahui secara transparan jumlah kuota yang telah digunakan dan yang tersisa, serta kesesuaiannya dengan aktivitas internet.
3. Pengiriman SMS promosi secara berkala tanpa persetujuan pelanggan, yang dirasa mengganggu dan dinilai sebagai pelanggaran preferensi pengguna.
4. Prosedur standar (SOP) Telkomsel dalam menjaga kerahasiaan nomor pelanggan, khususnya terkait potensi penyalahgunaan data oleh pihak ketiga.
Hingga berita ini ditayangkan, belum ada satu pun pernyataan resmi maupun tanggapan tertulis dari pihak Telkomsel Batam atas keempat pertanyaan tersebut.
Sebagai penyedia layanan telekomunikasi terbesar di Indonesia, pelanggan berharap Telkomsel dapat memberikan respons yang cepat dan terbuka terhadap setiap keluhan, terutama yang menyangkut kualitas layanan dan keamanan data pribadi pelanggan.
Jurnalis HMS menyampaikan bahwa surat tersebut dikirim dalam kapasitas sebagai pelanggan aktif Telkomsel dan bertujuan mendapatkan penjelasan resmi guna memberikan informasi yang berimbang kepada publik.
Dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, setiap badan publik termasuk penyelenggara layanan komunikasi berkewajiban untuk memberikan informasi yang diminta secara sah oleh masyarakat atau pelanggan dalam jangka waktu tertentu.
Sikap diam dari perusahaan justru menimbulkan pertanyaan di tengah meningkatnya harapan publik akan transparansi dan perlindungan konsumen. Hingga berita ini diturunkan, redaksi masih membuka ruang bagi Telkomsel untuk memberikan klarifikasi dan hak jawab.



