Rabu, 11 Maret 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Kondisi sumur minyak yang terbakar di Dukuh Gendono, Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora Jawa Tengah, Senin, 18 Agustus 2025. (Foto: Ist./Dok.TRC BPBD Blora).

Tiga Korban Tewas Akibat Sumur Minyak di Blora Terbakar

19 Agustus 2025
H. Achmad Ristanto H. Achmad Ristanto
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – Sumur minyak di wilayah Kabupaten Blora Jawa Tengah terbakar hebat setelah adanya percikan api. Ibu-ibu menjadi korban saat sedang mengambil minyak di sekitar lokasi.

Berdasarkan pantauan detikJateng di lokasi kejadian, kepulan api seolah membentuk jamur yang membubung tinggi. Asap hitam menyelimuti wilayah Dusun Gendono, Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, tempat kejadian musibah.

Tampak mobil pemadam kebakaran siaga dan petugas semprotkan air ke kobaran api. Terdapat garis polisi di sekitar lokasi sebagai peringatan agar tidak ada masyarakat yang melintas. Warga juga diimbau untuk tidak mendekat.

Aktivitas Warga

Berita Lain

KPK Cecar Ketum PP Japto soal Dugaan Terima Duit Pengamanan Hasil Tambang

Purbaya Pastikan BBM Subsidi Nggak Naik: Kita Masih Aman, Kuat!

PN Batam Tegaskan Kapal Sea Dragon Dirampas Negara

Para Menteri Kumpul di Hambalang, Bahas Swasembada Pangan dan Energi

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Blora, Mulyowati menjelaskan detik-detik terjadinya kebakaran di sebuah sumur minyak rakyat yang terjadi Minggu, 17 Agustus 2025. Saat itu sejumlah warga tengah mengambil minyak yang berada di sekitar lokasi mulut sumur.

“Itu aktivitas seperti biasa pas ada pengeboran, mungkin dari masyarakat lingkungan yang ada di sekitar lokasi tidak tahu kalau ada gas beracun, karena adanya gas beracun,” jelasnya saat ditemui di lokasi, Senin, 18 Agustus 2025, dikutip dari detik.com.

Saat warga tengah sibuk mengambil minyak, lanjut Mulyowati, tiba-tiba terdengar ledakan. Tak lama kemudian sumur itu mengeluarkan percikan sehingga api dengan mudah merambat.

“Jam 11.30 WIB itu sempat meledak, nah itu mengeluarkan percikan api, tapi dengan itu ibu-ibu yang mengambil itu (minyak) tidak sadar kalau itu membahayakan, sampai akhirnya ada ledakan lagi dan mengakibatkan kebakaran ke badan,” terang Mulyowati.

Dikatakan api yang membubung mengakibatkan tiga orang meninggal dunia, yaitu Tanek (60 tahun), Sureni (52), dan Wasini (50).

“Terutama Bu Tanek yang itu langsung meninggal dunia (di lokasi). Diikuti dari Bu Sureni, Bu Wasini,” bebernya.

Lebih lanjut, selain ketiga orang tersebut seorang ibu dan anak balitanya juga menjadi korban dan dirawat di rumah sakit, karena mengalami luka bakar yang sangat serius.

“Bu Sureni sama anaknya yang kecil usia satu tahun sembilan bulan, kondisi saat ini sangat kritis ya, luka bakar. Saat ini ada di rumah sakit umum pusat Dr Sardjito Yogyakarta,” ucapnya.

Selain mengakibatkan korban tewas, kebakaran sumur minyak itu juga membakar salah satu rumah warga dan 55 keluarga harus mengungsi.

“Korban jiwa, meninggal tiga orang. 50 KK mengungsi ke rumah saudara,” ungkap TRC BPBD Blora Agung Triyono melalui laporan tertulisnya, Senin, 18 Agustus 2025.

Duka Cita

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyampaikan dukacita atas meninggalnya tiga orang akibat ledakan sumur minyak di Dusun Gendono, Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora. Sumur yang meledak itu milik masyarakat, bukan di bawah naungan BUMD atau koperasi atau UMKM.

“Kami mengucapkan prihatin dan berduka atas jatuhnya korban jiwa dalam peristiwa ledakan tersebut. Ini jadi perhatian kita semua bahwa pentinganya untuk membenahi tata kelola sumur masyarakat dengan baik,” ujar Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia, dalam keterangannya kepada wartawan, Senin, 18 Agustus 2025.

Dwi Anggia menyampaikan pengeboran minyak telah diatur dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 14 Tahun 2025, termasuk mengatur aspek keselamatan kerja untuk mengantisipasi kejadian serupa agar tidak terulang.

“Seperti yang kita tahu, banyak di antara sumur masyarakat yang berjalan belum mengindahkan aspek keselamatan,” ucapnya.

Ia menambahkan Permen ini nantinya juga mengatur tentang kerja sama operasi, kerja sama teknologi, khususnya untuk sumur masyarakat yang sudah berjalan, bukan sumur baru. Permen tersebut juga akan mengatur tata kelola selama sumur berproduksi dengan perbaikan bertahap sesuai good engineering practices selama periode empat tahun. (*)

Berita Lain

Gubuk sangat sederhana tempat tinggal YBS dan neneknya. (Foto: Ist./© Tribun Flores).

Kisah Pilu Anak SD Tewas Bunuh Diri di Ngada, NTT

5 Februari 2026
Sisa rumah yang terbakar di Penjaringan, Jakarta Utara, diduga akibat pengecasan mobil listrik. Kejadian ini mengakibatkan lima penghuninya tewas, Jumat, 19 Desember 2025. (Foto: Ist./ KOMPAS.com).

Lima Korban Tewas Tragedi Rumah Terbakar Saat Mengecas Mobil Listrik

20 Desember 2025

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS