Sabtu, 18 April 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Fasilitas blending minyak di Tanjung Uban, Kepulauan Riau (Dok: Pertamina)

Awal 2026, Mayoritas Bensin Impor Indonesia Berasal dari Singapura

11 April 2026
Gema P Gema P
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

BATAM, HMStimes – Ketergantungan Indonesia terhadap impor bensin masih tinggi pada awal 2026. Data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menunjukkan sebagian besar kebutuhan bensin nasional masih dipenuhi dari luar negeri, dengan pasokan utama berasal dari negara tetangga di kawasan Asia Tenggara.

Dalam periode 1 Januari hingga 1 April 2026, sekitar 64,23 persen impor bensin Indonesia berasal dari Singapura. Sementara itu, Malaysia menempati posisi kedua dengan porsi 27,18 persen.

Di luar kawasan tersebut, kontribusi impor bensin datang dari Oman sebesar 5,55 persen dan Uni Emirat Arab sebesar 3,03 persen.

Sekretaris Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) Kementerian ESDM, Rizwi Jilanisaf Hisjam mengatakan, dominasi impor dari Singapura dan Malaysia dipengaruhi faktor kedekatan geografis serta kebutuhan domestik yang belum sepenuhnya terpenuhi oleh produksi dalam negeri.

Berita Lain

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia

Forbes: Budi dan Michael Hartono dengan Kekayaan US$43,8 Miliar Bertahan di Posisi Pertama

KontraS Duga Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Bukan Atas Kehendak Pribadi

Ketua Ombudsman Yang Ditangkap Kejagung Miliki Kekayaan Rp4 Miliar

“Importasi bensin masih didominasi dari Singapura dan Malaysia karena kebutuhan dalam negeri masih memerlukan pasokan dari luar,” kata Rizwi dilansir dari YouTube dalam rapat kerja bersama Komisi XII DPR RI, Kamis (9/4/2026) lalu.

Data ESDM juga mencatat, pada periode Januari–Februari 2026, total kebutuhan bensin nasional mencapai 5,68 juta kiloliter (kl). Dari jumlah tersebut, sekitar 3,44 juta kl atau 59 persen dipenuhi melalui impor, sedangkan 2,35 juta kl berasal dari produksi domestik.

Secara harian, kebutuhan bensin nasional mencapai sekitar 99.661 kl per hari. Dari jumlah itu, konsumsi untuk Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan (JBKP) atau Pertalite tercatat sebesar 74.407 kl per hari, sementara bensin nonsubsidi (JBU) mencapai 25.254 kl per hari.

Berita Lain

Presiden Prabowo Subianto menggelar rangkaian rapat terbatas bersama sejumlah menteri di kediaman Hambalang, Bogor. (Foto: Ist./Biro Pers Sekretariat Presiden).

Para Menteri Kumpul di Hambalang, Bahas Swasembada Pangan dan Energi

10 Maret 2026
Wakil Presiden Ke-6 Republik Indonesia, Try Sutrisno (Foto:istimewa)

Wapres Ke-6 RI Try Sutrisno Wafat pada Usia 90 Tahun

2 Maret 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS