JAKARTA, HMStimes – Bandar Udara (Bandara) Husein Sastranegara dipastikan akan kembali beroperasi dalam waktu dekat. Selain melayani kembali penerbangan pesawat jet, bandara ini juga dipersiapkan untuk kembali menyandang status sebagai bandara internasional.
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, Jawa Barat saat ini telah merampungkan berbagai persiapan infrastruktur menjelang reaktivasi Bandara Husein Sastranegara dan pembukaan sejumlah rute penerbangan baru yang dijadwalkan mulai Agustus 2026.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan, nama resmi bandara tersebut kini telah menjadi Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung. Penambahan kata “Bandung” di belakang nama bandara itu telah mendapat persetujuan PT Angkasa Pura dan InJourney.
“Resminya sekarang menjadi Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung, belakangnya pakai Bandung. Itu nama resmi dari Angkasa Pura, dari InJourney,” ujar Farhan, seperti dikutip dari detikJabar, Kamis, 16 juli 2026.
Meski demikian, perubahan status resmi sebagai bandara internasional masih menunggu proses administrasi dari pemerintah pusat.
Usulan Resmi
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Lukman F. Laisa, menjelaskan bahwa penetapan status internasional harus diawali dengan usulan resmi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Menurutnya, setelah usulan tersebut diajukan, Kementerian Perhubungan akan memproses perubahan status sesuai mekanisme yang berlaku.
Selain membahas status internasional, Kementerian Perhubungan juga memastikan jadwal operasional Bandara Husein dipercepat.
Lukman mengungkapkan, pengoperasian bandara yang sebelumnya disebut akan berlangsung pada September kini ditargetkan maju menjadi 17 Agustus 2026.
Dengan jadwal tersebut, masyarakat diperkirakan dapat kembali menikmati layanan penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Tunggu Jadwal
Pemkot Bandung kini masih menunggu kepastian jadwal dari maskapai yang akan beroperasi di Bandara Husein. Pada tahap awal, bandara ini direncanakan melayani sekitar 11 hingga 12 penerbangan domestik setiap hari.
Selain itu, dua rute internasional juga tengah dipersiapkan, yakni menuju Malaysia dan Singapura, sebagai langkah mengembalikan konektivitas Bandung dengan sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara.
Farhan memastikan seluruh pekerjaan sipil untuk mendukung operasional bandara telah selesai dikerjakan.
Pelapisan ulang jalan, penataan akses masuk dan keluar bandara, hingga area penjemputan (pick up) dan pengantaran (drop of ) penumpang telah dirampungkan.
Pengelolaan area parkir dan transportasi resmi di kawasan bandara nantinya akan dilakukan oleh Lanud Husein Sastranegara bersama mitra pengelola.
Sementara itu, InJourney juga memastikan kesiapan operasional Bandara Husein Sastranegara seiring rencana pembukaan kembali layanan penerbangan dalam waktu dekat.
Sejalan dengan reaktivasi Bandara Husein, Lion Group juga menyiapkan ekspansi jaringan penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara (BDO).
Buka Penerbangan
Maskapai tersebut berencana membuka penerbangan menuju delapan kota di Indonesia, yaitu:
- Medan
- Padang
- Pekanbaru
- Batam
- Pontianak
- Balikpapan
- Makassar
- Bali
Selain itu, Lion Group juga tengah mempersiapkan dua rute baru menuju Bandara Raden Inten II Lampung dan Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang yang dijadwalkan mulai beroperasi pada 6–7 Agustus 2026.
Corporate Communications Strategic Lion Group, Danang Mandala Prihantoro, mengatakan, pembukaan rute tersebut bertujuan mempermudah mobilitas wisatawan maupun pelaku bisnis antara Jawa Barat dan Sumatera.
Apabila seluruh proses berjalan sesuai rencana, beroperasinya kembali Bandara Husein Sastranegara akan menjadi angin segar bagi masyarakat Bandung.
Kehadiran kembali bandara ini diharapkan memperkuat konektivitas udara, mendukung sektor pariwisata, serta mempermudah perjalanan bisnis dari dan menuju Kota Bandung. (*)



