Sabtu, 12 September 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Suasana Bandara Soekarno-Hatta pada Senin, 7 September 2026 pagi (Foto: Ist./ detikcom).

Bandara Soetta Kembali Layani Penerbangan, Usai Terdampak Erupsi Anak Krakatau

8 September 2026
hms hms
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

JAKARTA, HMStimes – Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta (Bandara Soetta), Tangerang, Banten kembali melayani penerbangan pada Selasa, 8 September 2026 dini hari, setelah sebelumnya menghentikan operasional akibat dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.

Kepastian pembukaan kembali operasional tersebut disampaikan melalui akun resmi Instagram @soekarnohattaairport. Dalam unggahan resminya, pengelola bandara menyatakan layanan penerbangan di Soekarno-Hatta kembali berjalan.

“Sehubungan dengan kondisi Erupsi Gunung Anak Krakatau saat ini, Bandara Internasional Soekarno-Hatta kembali melayani operasional penerbangan,” tulis @soekarnohattaairport dalam unggahan resminya, Selasa, 8 September 2026 dilansir Kontan.co.id.

Pengelola bandara mengimbau calon penumpang untuk terlebih dahulu memeriksa status dan jadwal penerbangan melalui kanal resmi maskapai, sebelum berangkat ke bandara.
Sementara itu, informasi terkait layanan kebandarudaraan dapat diperoleh melalui Contact Center InJourney Airports di nomor 172.

Berita Lain

Target Pembangunan Jalan Tol Baru 13,5 Km Pada 2027

Abu Anak Krakatau Capai Jakarta, Dinas Pendidikan Terapkan PPJ

Kapal Induk AS Tinggalkan Thailand Usai Singgah Lima Hari

Garuda Batalkan Penerbangan, Penumpang Bisa Refund -Jadwal Ulang

Dihentikan Sementara

Sebelumnya, operasional penerbangan di Soekarno-Hatta sempat dihentikan sementara, akibat sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau. Penutupan dilakukan sebagai langkah mitigasi untuk menjaga keselamatan penerbangan.

BACA JUGA : Abu Anak Krakatau Capai Jakarta, Dinas Pendidikan Terapkan PPJ

Sebelum operasional kembali dibuka, BMKG melaporkan paper test di Bandara Soekarno-Hatta menunjukkan hasil negatif terhadap keberadaan abu vulkanik. Kondisi tersebut menjadi bagian dari pemantauan dan evaluasi otoritas terkait, sebelum operasional penerbangan kembali dilayani.

Penutupan operasional Bandara Soetta juga sebelumnya sempat diperpanjang pukul 24.00 WIB, Senin, 7 September 2026.

“Penutupan akan diperpanjang sampai pukul 24.00 WIB,” ujar Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi di Bandara Soekarno-Hatta, Senin, 7 September 2026. Langkah ini diambil demi memastikan seluruh area landasan pacu serta armada pesawat steril dari paparan debu vulkanik.

Dudy menegaskan, pemerintah tidak ingin terburu-buru membuka kembali ruang udara sebelum seluruh standar keselamatan penerbangan terpenuhi secara mutlak. 

Sedangkan keputusan perpanjangan Notice to Airmen (NOTAM) ini merujuk pada evaluasi berkala bersama AirNav Indonesia, BMKG, serta data Volcanic Ash Advisory Center (VAAC) di Darwin, Australia. (*)

Berita Lain

Sebagian Warga Jakarta menggunakan masker saat beraktivitas di tempat terbuka (Foto: Ist./ askara.co.)

Abu Anak Krakatau Capai Jakarta, Dinas Pendidikan Terapkan PPJ

7 September 2026
Sebuah pesawat milik Maskapai Garuda Indonesia.  (Foto: Ist./ unsplash.com).

Garuda Batalkan Penerbangan, Penumpang Bisa Refund -Jadwal Ulang

7 September 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS