Kamis, 22 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Pesawat Boeing 777 milik Saudia maskapai penerbangan nasional Arab Saudi. (Foto: Ist./ rebius).

Garuda Indonesia Kerja Sama dengan Maskapai Arab Saudi

3 September 2026
hms hms
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

JAKARTA, HMStimes – PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA) telah menandatangani Joint Business Framework Agreement dengan maskapai nasional Kerajaan Arab Saudi, Saudia, untuk mengembangkan konektivitas penerbangan mancanegara. Perjanjian kerja sama tersebut merupakan kelanjutan dari Nota Kesepahaman (MoU) kerja sama yang diumumkan pada Juli 2026 lalu.

Setelah penandatanganan kerangka kerja sama ini, kedua maskapai akan memulai proses persetujuan regulator, serta melanjutkan penyusunan perjanjian lainnya yang diperlukan menjelang peluncuran Joint Business pada 2027.

Kemitraan tersebut akan membuka konektivitas Garuda Indonesia dan Saudia melalui koridor-koridor baru, yang menghubungkan Indonesia dan Australia dengan Arab Saudi, Timur Tengah, Eropa, dan Afrika.

Rute Baru

Berita Lain

Target Pembangunan Jalan Tol Baru 13,5 Km Pada 2027

Bandara Soetta Kembali Layani Penerbangan, Usai Terdampak Erupsi Anak Krakatau

Abu Anak Krakatau Capai Jakarta, Dinas Pendidikan Terapkan PPJ

Kapal Induk AS Tinggalkan Thailand Usai Singgah Lima Hari

Selain itu, kolaborasi ini juga membuka peluang pembukaan rute baru dan penerbangan langsung (direct flight) ke destinasi tambahan.

Sebagai catatan, baik Garuda Indonesia maupun Saudia merupakan anggota aliansi maskapai global SkyTeam.

President Director & CEO Garuda Indonesia, Glenny Kairupan menyambut baik kerja sama ini, yang dinilai akan memperkuat kehadiran dua maskapai tersebut di pasar masing-masing.

“Jaringan domestik dan Australia dari Garuda Indonesia yang luas menyediakan platform yang kuat untuk menghubungkan lebih banyak wilayah Indonesia dengan berbagai pasar internasional utama, sementara jangkauan global Saudia membuka akses yang lebih luas ke Arab Saudi, Timur Tengah, Eropa, dan Afrika,” jelasnya dikutip IDNFinancials.com.

Glenny menyatakan bahwa kerja sama dengan Saudia ini juga akan diikuti dengan penyelarasan perencanaan jaringan, termasuk peluang untuk melakukan c o-location terminal.

“Kami ingin menciptakan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman dan terintegrasi bagi para tamu, sekaligus terus meningkatkan pengalaman perjalanan bagi jamaah haji dan umrah Indonesia menuju Arab Saudi,” ujar H.E. Engr. Ibrahim Al-Omar, Director General Saudia Group, dalam keterangan resmi yang diterima IDNFinancials.com, Rabu, 2 September 2026.

Berdasarkan data IDNFinancials.com, hingga kuartal I 2026, Garuda Indonesia masih mencetak kerugian US$47,72 juta, meski menyusut sekitar 46,22% secara tahunan, berkat pendapatan yang tumbuh 5,36% menjadi US$762,35 juta.

PT Danantara Asset Management masih tercatat sebagai pengendali maskapai nasional Indonesia ini, dengan porsi kepemilikan 91,11%, hingga akhir Juli 2026. PT Trans Airways memiliki 1,80% saham, dan sisanya dimiliki oleh investor publik. (*)

Berita Lain

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad menandatangani MoU dengan Ombudsman RI. (Foto: Humas BP).

BP Batam dan Ombudsman RI Perkuat Pengawasan Pelayanan Publik

14 Oktober 2026
Sebuah pesawat milik Maskapai Garuda Indonesia.  (Foto: Ist./ unsplash.com).

Garuda Batalkan Penerbangan, Penumpang Bisa Refund -Jadwal Ulang

7 September 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS