Selasa, 14 April 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Hashim Djojohadikusumo adik kandung Presiden Prabowo. (Foto: Ist./Dok.PLN).

Hashim Djojohadikusumo Dapat Jabatan Baru dari Presiden Prabowo

13 Maret 2026
H. Achmad Ristanto H. Achmad Ristanto
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menunjuk Utusan Khusus Presiden bidang Energi dan Iklim, Hashim Djojohadikusumo yang juga adik kandung presiden, sebagai Ketua Satuan Tugas Inovasi Pembiayaan dan Pengelolaan Taman Nasonal.

Hal ini diungkapkan Menteri Kehutanan, Raja Juli Anthony usai rapat terbatas di Istana Negara, Kamis, 12 Maret 2026 dilansir cnbcindonesia.com.

Ia menjelaskan, dalam rapat presiden tengah menyiapkan Keputusan Presiden terkait satgas ini. Keputusan ini dibuat karena banyak kawasan taman nasional yang minim pendanaan.

“Satgas ini nanti akan diketuai oleh pak Hashim Djojohadikusumo. Kemudian saya menjadi wakil beserta wakil yang lainnya adalah Bu Mari Elka Pangestu, ya. Kita akan mencari pendanaan yang inovatif, yang sustain, ya, termasuk melibatkan private sector agar sekali lagi taman nasional kita menjadi taman nasional yang berkelas dunia,” kata Raja Juli usai rapat.

Berita Lain

Pembangunan Proyek Gedung DPR-MA di IKN Tak Kena Efisiensi

Kapolda Riau Evaluasi Jajaran Kamtibmas Usai Aksi Ricuh di Panipahan, Kabupaten Rokan Hilir

TNI AU Lanud HLP Amankan Empat Pelaku Transaksi Obat Keras

Hasil Patroli HVG, Ditjen Bea Cukai Segel 29 Kapal Yacht

Dikatakan, saat ini ada 57 taman nasional di Indonesia yang memiliki pendanaan yang sangat minim. Bahkan operasi Taman Nasional ini selalu berorientasi dengan cost center atau tidak tidak menghasilkan secara komersil.

“Menjadi biaya ya, tidak profit center, dalam pengertian adalah bagaimana mendapatkan uang pendanaan dari ecotourism, dan uang itu dikembalikan untuk memperbaiki taman nasional kita,” kata Raja Juli.

Pilot Project

Raja Juli juga mengatakan, nantinya ada tiga pilot project yang akan dilakukan Satgas ini. Salah satunya akan diterapkan di Taman Nasional Way Kambas.

“Duanya lagi sedang kita bicarakan, bisa jadi salah satunya gunung misalnya Rinjani yang juga luar biasa indahnya, namun selama ini mohon maaf belum dikelola dengan maksimal,” katanya.

Lebih lanjut, Raja Juli juga mengabarkan terkait isu konflik antara manusia dan gajah di Way Kambas yang terjadi selama bertahun-tahun.

Menurutnya presiden memutuskan untuk menyiapkan dana membentengi taman nasional Way Kambas dengan perkampungan desa setempat.

“Sekarang sedang sudah pada tahap uji coba, ya dan studi yang komprehensif, belajar dari pengalaman Afrika, India, dalam mengelola taman nasional mereka. Jadi nanti ada tanggul di beberapa tempat, tapi juga ada pagar dari baja yang sangat kuat,” tuturnya. (*)

Berita Lain

Data tidak ditemukan

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS