Selasa, 14 April 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Kepala Kantor Imigrasi Batam, Hajar Aswad (Foto: Putra Gema Pamungkas)

Imigrasi Batam Benahi Layanan Pascatindakan Pemerasan WNA

30 Maret 2026
Gema P Gema P
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

Batam, HMS Times – Otoritas Imigrasi di Kota Batam mempercepat langkah pembenahan layanan di pelabuhan internasional menyusul mencuatnya dugaan pemerasan terhadap warga negara asing. Upaya ini difokuskan pada penguatan pengawasan internal serta penataan ulang prosedur operasional di lapangan.

Sebagai langkah awal, Imigrasi akan memperketat pengawasan di area pelabuhan, termasuk membatasi akses pihak luar ke kawasan steril keimigrasian. Koordinasi dengan pengelola pelabuhan juga ditingkatkan guna memastikan hanya pihak berkepentingan yang dapat memasuki area tersebut.

“Kami akan memperketat pengendalian internal dan memperbaiki standar operasional prosedur agar kejadian serupa tidak terulang,” kata Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi Kepri, Ujo Sujoto, Minggu (29/3/2026).

Di lokasi yang sama, Kepala Kantor Imigrasi Batam, Hajar Aswad mengatakan, pembenahan telah mulai diterapkan sejak 26 Maret 2026. Salah satunya dengan memperketat akses masuk ke sejumlah titik di area pelabuhan yang selama ini dinilai rawan pelanggaran.

Berita Lain

Wakil Kepala BP Batam Turun Tangan Tindak Aktivitas Tambang Pasir Ilegal Kampung Jabi

Cegah Liarnya Kenaikan Harga BBM di Batam, Li Claudia Chandra Konsolidasikan Pelaku Usaha, Pertamina, dan PLN

BP Batam Rayakan Paskah Bersama Opa dan Oma di Graha Lansia Titian Kasih

Kepala BP Batam Sambut Wali Kota Kupang, Dashboard Investasi Jadi Percontohan

Selain itu, mekanisme pemeriksaan dokumen turut disesuaikan. Pemeriksaan lanjutan di ruang interogasi kini hanya dilakukan terhadap penumpang yang memiliki indikasi permasalahan keimigrasian, seperti dugaan penggunaan paspor atau visa tidak sah.

Di sisi lain, Imigrasi juga menyoroti tingginya beban kerja petugas sebagai faktor yang perlu dievaluasi. Setiap hari, lebih dari 7.000 penumpang dilayani di pelabuhan internasional Batam, kondisi yang dinilai berpotensi memengaruhi kualitas pelayanan.

“Kami akan memastikan petugas menegakkan SOP dan secara bertahap memperbaiki aspek pelayanan,” ujar Hajar.

Hingga kini, Imigrasi masih berupaya mengumpulkan informasi tambahan terkait kasus pemerasan WN Vietnam tersebut, termasuk dengan menghubungi media yang pertama kali memberitakannya. Koordinasi juga dilakukan dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Singapura.

Imigrasi membuka ruang bagi para korban untuk memberikan keterangan secara langsung sebagai bagian dari proses klarifikasi. Permintaan maaf juga disiapkan pihak Imigrasi apabila dugaan pelanggaran terbukti.

“Jika yang bersangkutan bersedia hadir, kami akan menyampaikan permohonan maaf secara langsung, dan mengganti segala bentuk kerugian,” tegasnya.

Berita Lain

Petugas Bea Cukai Batam saat memeriksa isi kontainer limbah di Pelabuhan Batu Ampar (Dok: Bea Cukai Batam)

Ratusan Kontainer Limbah B3 Masih Menumpuk di Batuampar

11 April 2026
ilustrasi kecelakaan kerja (Dok: istimewa)

Kecelakaan Kerja di PT Karyasindo Samudra Biru Shipyard, Satu Orang Meninggal Dunia

11 April 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS