Sabtu, 24 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memimpin jalannya High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Batam Tahun 2026.

Inflasi Batam Sentuh 3,99 Persen, Amsakar Minta Penanganan Komoditas Pemicu Dipercepat

20 Juni 2026
Gema P Gema P
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

BATAM, HMStimes – Wali Kota Batam Amsakar Achmad meminta seluruh pemangku kepentingan mempercepat langkah pengendalian inflasi setelah laju inflasi Kota Batam tercatat mencapai 3,99 persen atau melampaui rentang target nasional sebesar 1,5-3,5 persen.

Hal itu disampaikan Amsakar saat menghadiri High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Kantor Bank Indonesia wilayah Kepulauan Riau, Jumat (19/6/2026).

Amsakar mengatakan, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama agar langkah pengendalian dapat segera dilakukan melalui kebijakan yang berada dalam kewenangan pemerintah daerah maupun koordinasi dengan pemerintah pusat.

“Tiga hal utama ini harus menjadi perhatian bersama. Apa yang bisa kita lakukan di tingkat daerah harus segera diikhtiarkan,” kata Amsakar.

Berita Lain

Ketua DPRD Batam Kamaluddin Minta Maaf atas Molornya Jadwal Paripurna, Segera Perbaiki Koordinasi

Perkuat Kepedulian terhadap Sesama, BP Batam Gelar Donor Darah dalam Rangkaian Hari Bakti ke-55

BP Batam dan Dewan Pers Perkuat Sinergi Kemitraan Media: Dorong Ekosistem Jurnalisme Tumbuh Profesional dan Berkualitas

Investasi Korea di Batam Tembus USD65,1 Juta, BP Batam Jemput Peluang Baru di Seoul

Ia menekankan pentingnya fokus pada sejumlah komoditas yang selama ini menjadi penyumbang inflasi di Batam. Berdasarkan data yang dipaparkan dalam forum tersebut, komoditas yang memberi tekanan terhadap inflasi antara lain emas perhiasan, tarif angkutan udara, beras, daging ayam ras, dan makanan jadi.

Khusus untuk komponen tarif angkutan udara, Pemerintah Kota Batam berharap terdapat perhatian dari pemerintah pusat agar biaya transportasi yang ditanggung masyarakat dapat ditekan.

“Agar biaya yang ditanggung masyarakat dapat lebih ditekan,” ujarnya.

Selain menyoroti inflasi, Amsakar juga mengangkat capaian pertumbuhan ekonomi Batam pada triwulan I 2026 yang tercatat sebesar nol persen. Menurut dia, angka tersebut belum sepenuhnya mencerminkan kondisi ekonomi di lapangan.

Ia menilai sejumlah indikator lain justru menunjukkan tren yang relatif positif, mulai dari meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan, pertumbuhan investasi, stabilitas aktivitas usaha, hingga kondisi ketenagakerjaan yang dinilai tetap terjaga.

Untuk memahami kondisi tersebut secara lebih mendalam, Pemerintah Kota Batam berencana menggelar rapat koordinasi bersama Badan Pengusahaan Batam, Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik, serta Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Koordinasi itu ditujukan untuk melakukan pendalaman dan sinkronisasi data agar menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan ekonomi daerah.

“Kita tidak punya kepentingan mengubah data. Yang kita perlukan data objektif dan akurat. Bekerja tanpa data ibarat berjalan dalam gelap tanpa arah,” tutupnya.

Berita Lain

Pegawai Pemerintah Malaysia Diperas di Batam, Dua Pelaku Ditangkap Polisi

6 Juli 2026

Trafo Kelebihan Beban, PLN Batam Bangun Gardu Baru di Senjulung

6 Juli 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS