BATAM – Polda Kepri menyiapkan sebanyak 1.536 personel gabungan dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 guna mewujudkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang merayakan Idulfitri 1447 Hijriah.
Kapolda Kepri, Irjen Pol Asep Safrudin mengatakan, personel gabungan tersebut melibatkan unsur Polri, TNI, serta berbagai instansi terkait. Operasi pengamanan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 13 hingga 25 Maret 2026.
“Operasi ini dilaksanakan dengan jenis operasi pemeliharaan kamtibmas yang mengedepankan kegiatan preventif yang didukung preemtif, kehumasan, penegakan hukum, serta bantuan operasi guna menjamin masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan rasa aman, nyaman, tertib dan lancar,” kata Irjen Pol Asep, Selasa (10/3/2026).
Selain personel gabungan tersebut, Polda Kepri juga mengerahkan sekitar 600 personel kepolisian untuk melakukan pengamanan di berbagai objek vital dan titik mobilitas masyarakat selama masa mudik lebaran.
Personel akan disiagakan di sejumlah lokasi strategis, seperti pelabuhan penghubung antar pulau di wilayah Kepulauan Riau, pelabuhan kapal Pelni, bandara, serta beberapa titik keramaian lainnya yang diperkirakan mengalami peningkatan aktivitas masyarakat.
Kapolda Kepri menegaskan, pelaksanaan Operasi Ketupat merupakan salah satu bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat, khususnya bagi warga yang merayakan Hari Raya Idulfitri.
Menurutnya, Polri bersama pemerintah daerah, TNI, serta seluruh pemangku kepentingan akan memastikan kesiapan dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Polri bersama pemerintah daerah, TNI dan seluruh stakeholder memastikan siap memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan terbaik bagi masyarakat demi terwujudnya suasana perayaan Idulfitri yang aman dan kondusif,” tutupnya.



