Rabu, 22 April 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Nelayan pesisir di Provinsi Kepulauan Riau (Foto: Putra Gema Pamungkas)

Kepri Dorong Penggunaan Ikan Lokal untuk Menu MBG

22 April 2026
Gema P Gema P
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

BATAM, HMStimes – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau mulai mendorong pemanfaatan hasil laut lokal sebagai bagian dari menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kebijakan itu muncul setelah Badan Gizi Nasional memberikan ruang bagi penggunaan ikan sebagai sumber protein hewani bagi penerima manfaat program di daerah kepulauan tersebut.

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad mengatakan, persetujuan penggunaan ikan dalam menu MBG menjadi peluang untuk menghubungkan kebutuhan gizi anak dengan rantai pasok perikanan lokal.

Ia menjelaskan, di wilayah yang sebagian besar terdiri atas pulau-pulau, ketersediaan ikan dinilai lebih mudah dijangkau dibandingkan pasokan bahan pangan dari luar daerah.

“BGN telah menyetujui ikan menjadi salah satu menu MBG,” kata Ansar, Rabu (22/4/2026).

Berita Lain

Kepri Maksimalkan Layanan dan Akses untuk Pariwisata Berkelanjutan

Tanpa Event Internasional, Hotel Mewah di Batam Sulit Bangkit

Investasi Apple di Batam Masuk Tahap Produksi

Pemprov Kepri Bentuk Dewan Kebudayaan, Strategi Hadapi Ancaman Globalisasi

Menurut Ansar, pemanfaatan ikan tidak hanya berorientasi pada kebutuhan nutrisi anak, tetapi juga berpotensi menghidupkan pasar hasil tangkapan nelayan dan usaha pengolahan ikan di tingkat lokal.

Keberadaan dapur-dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dapat menjadi jalur distribusi baru bagi produk perikanan yang selama ini bergantung pada pasar tradisional.

Ansar menyebut ikan dengan sedikit tulang lebih aman dikonsumsi anak-anak. Jenis ikan seperti tongkol, filet, maupun produk olahan seperti nugget ikan dipandang lebih mudah diterapkan dalam menu MBG tanpa mengurangi nilai gizinya.

“Pengelola SPPG di Kepulauan Riau harus memanfaatkan potensi laut setempat agar program tidak hanya berfungsi sebagai intervensi gizi, tetapi juga menggerakkan ekonomi kawasan pesisir,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Pelayanan Pangan Gizi wilayah Riau, Sumatera Barat, dan Kepulauan Riau, Syartiwidya mengatakan, penggunaan ikan dalam MBG tidak dibatasi. Menurut dia, sumber protein dari perikanan justru dapat mendukung perkembangan otak anak.

Di sejumlah daerah lain, menu MBG telah memanfaatkan ikan air tawar seperti patin, lele, dan nila. Untuk Kepulauan Riau, penggunaan ikan laut dinilai lebih relevan karena menyesuaikan karakter wilayah dan ketersediaan bahan baku.

“Kalau di Kepri, bisa gunakan ikan laut. Jadi, ikan memang tidak dilarang untuk MBG,” kata Syartiwidya.

Hingga April 2026, jumlah penerima manfaat MBG di Kepulauan Riau tercatat mencapai 544.585 orang atau sekitar 85 persen dari target 679.402 penerima. Sasaran program mencakup peserta didik serta kelompok 3B, yakni balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Program tersebut juga mulai berdampak pada penyerapan tenaga kerja lokal. Sebanyak 9.601 pekerja terlibat dalam operasional 223 dapur SPPG yang tersebar di tujuh kabupaten dan kota di Kepulauan Riau.

Berita Lain

Ade Angga terpilih sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Kepulauan Riau (Dok: istimewa)

Terpilih Aklamasi, Ade Angga Pimpin Golkar Kepri Periode 2026-2030

22 April 2026
Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura (Foto: Putra Gema Pamungkas)

Kepri Maksimalkan Layanan dan Akses untuk Pariwisata Berkelanjutan

22 April 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS