BATAM – Upaya menjaga kelancaran distribusi energi rumah tangga menjadi fokus utama menjelang Hari Raya Idulfitri di Kepulauan Riau. PT Pertamina Patra Niaga memperkuat penyaluran LPG dengan menambah pasokan serta mengoptimalkan operasional distribusi selama Ramadan hingga masa Lebaran.
Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi perubahan pola konsumsi masyarakat yang cenderung meningkat pada periode tersebut. Selain penambahan stok, distribusi juga diperluas dengan tetap beroperasi pada hari-hari yang biasanya tidak aktif.
Sales Branch Manager III Gas Kepri, Hanif Pradipta Nur Shalih mengatakan, penguatan distribusi telah disiapkan sejak awal Ramadan. Penyaluran tambahan dijadwalkan berlangsung sepanjang pertengahan hingga akhir Maret 2026.
“Distribusi kami tambah sejak awal Ramadan dan terus kami jaga hingga menjelang Lebaran agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” kata Hanif, Selasa (17/3/2026).
Ia menjelaskan, peningkatan distribusi dilakukan secara signifikan dibandingkan hari normal. Di Batam, tambahan pasokan LPG mencapai ratusan ribu tabung untuk memastikan tidak terjadi kekurangan di tingkat masyarakat.
Selain itu, operasional distribusi juga disesuaikan dengan kebutuhan lapangan. Hari distribusi diperluas, termasuk pada akhir pekan, guna menjaga kelancaran suplai hingga ke pangkalan.
Menurut Hanif, konsumsi LPG di Batam sejauh ini masih relatif stabil. Namun, dinamika mobilitas masyarakat menjelang Lebaran tetap menjadi perhatian, terutama terkait arus mudik dan kedatangan keluarga dari luar daerah.
“Kondisi ini biasanya memengaruhi konsumsi LPG rumah tangga, sehingga kami tetap melakukan antisipasi,” ujarnya.
Pertamina menilai kombinasi antara penambahan pasokan dan penguatan distribusi menjadi kunci menjaga stabilitas energi rumah tangga. Dengan strategi tersebut, kebutuhan LPG masyarakat di Kepulauan Riau diharapkan tetap terpenuhi tanpa gangguan selama Ramadan hingga Idulfitri.



