Sabtu, 24 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto (tiga dari kiri) saat menghadiri acara pendaratan kabel bawah laut Nongsa Changi Cable di Nongsa Digital Park, Batam, Kepulauan Riau, Senin, 20 Juli 2026. (Foto: Ist./Tangkapan Layar Youtube/PerekonomianRI).

NCC Kabel Bawah Laut Sepanjang 50 Kilometer Hubungkan RI-Singapura

21 Juli 2026
hms hms
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

JAKARTA, HMStimes – Indonesia dan Singapura punya jalur penghubung baru. Sebuah kabel bawah laut bernama Nongsa-Changi Cable (NCC) terbentang sepanjang 50 Km. yang menghubungkan Batam dengan Singapura.

NCC memiliki kapasitas 1,6 petabit per detik dengan latensi di bawah 2 detik.

Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini mengatakan, NCC menjadi komitmen kedua negara untuk memajukan ekosistem digital.

Infrastruktur itu dibangun dengan desain untuk mendukung ekosistem AI, cloud, hyper-scale dana pusat data. Termasuk juga memperkuat kedaulatan digital dan pertumbuhan ekonomi digital.

Berita Lain

Target Pembangunan Jalan Tol Baru 13,5 Km Pada 2027

Bandara Soetta Kembali Layani Penerbangan, Usai Terdampak Erupsi Anak Krakatau

Abu Anak Krakatau Capai Jakarta, Dinas Pendidikan Terapkan PPJ

Kapal Induk AS Tinggalkan Thailand Usai Singgah Lima Hari

“NCC membentuk koridor digital berkapasitas tinggi dan berlatensi rendah yang dirancang untuk mendukung ekosistem AI, cloud, hyperscale, dan pusat data generasi berikutnya,” kata Dian, dalam Nongsa Changi Landing Ceremony, Senin, 20 Juli 2026 dilansir cnbcindonesia.com.

“Selain memperkuat pengawasan digital Indonesia dan mempercepat pertumbuhan ekonomi digitalnya, NCC juga meningkatkan posisi Singapura sebagai pusat digital regional terkemuka dengan menyediakan keanekaragaman jaringan, ketangguhan, serta konektivitas yang lebih besar,” ia menambahkan.

Nilai Tambah

Nilai tambah untuk kedua negara juga diharapkan bisa tercipta dari infrastruktur tersebut. Yakni dalam rangka memfasilitasi pertukaran data lintas batas, menarik investasi digital dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Asia Tenggara.

Lebih lanjut Dian Siswarini memastikan, Telkom Group akan terus memperluas ekosistem konektivitas digital, baik nasional dan internasional. Dengan begitu dapat memenuhi kebutuhan ekonomi digital dan agar Indonesia bisa berkompetisi di ranah digital global.

“Menatap masa depan, Telkom Group akan terus memperluas dan memperkuat ekosistem konektivitas digital nasional dan internasional, yang siap menghadapi masa depan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi digital yang terus berkembang dan memastikan Indonesia tetap kompetitif dalam lanskap digital global,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Eksekutif Nongsa Digital Park, Mike Wiluan mengatakan, NCC bukan hanya soal pemasangan kabel bawah laut. Namun koneksi antara dua negara.

“Tetapi tentang konektivitas, kolaborasi, dan masa depan digital yang akan kita bangun bersama menjadikan Nongsa sebagai jembatan digital dan pusat teknologi untuk Indonesia,” jelas Mike. (*)

Berita Lain

Perbaikan jalan di depan Hotel Vista Batam. (Foto: Humas BP).

BP Batam Kebut Perbaikan Jalan Depan Hotel Vista, Masyarakat Diimbau Berhati-Hati

21 Oktober 2026
Pengumuman rencana penutupan jalan Gajah Mada Batam. (Foto: Humas BP).

BP Batam Perbaiki Jalan Gajah Mada Jalur Sei Ladi: Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Mulai 18 Oktober 2026

17 Oktober 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS