Sabtu, 24 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Sekretaris Kabinet, Letkol Inf. Teddy Indra Wijaya. (Foto: Ist./ instagram).

Pengamat: Seskab Rawat Jaringan untuk Langkah Politik ke Depan

5 Agustus 2026
hms hms
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

JAKARTA, HMStimes – Langkah Sekretaris Kabinet (Seskab), Letkol (Inf) Teddy Indra Wijaya mengumpulkan rekan-rekan satu angkatannya Tahun 2011 alumni Akademi Militer (Akmil), Akademi Angkatan Laut( AAL), Akademi Angkatan Udara (AAU) dan Akademi Kepolisian (Akpol)  di Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta  dinilai bukan sekadar ajang silaturahmi biasa.

Di balik momen kebersamaan itu, tersimpan upaya merawat jaringan dan mengonsolidasikan kekuatan yang dinilai penting bagi langkah politik jangka panjang.

Pengamat komunikasi politik, Hendri Satrio menilai langkah Teddy menunjukkan pendekatan yang berbeda dalam membangun basis dukungan.

Menurutnya, di tengah banyak elite politik yang sibuk mencari panggung, memasang baliho, dan mengumbar janji untuk meraih simpati publik, Sekretaris Kabinet itu justru memilih memperkuat loyalitas dari lingkaran terdekat, yakni jaringan rekan-rekan satu angkatannya.

Berita Lain

Target Pembangunan Jalan Tol Baru 13,5 Km Pada 2027

Bandara Soetta Kembali Layani Penerbangan, Usai Terdampak Erupsi Anak Krakatau

Abu Anak Krakatau Capai Jakarta, Dinas Pendidikan Terapkan PPJ

Kapal Induk AS Tinggalkan Thailand Usai Singgah Lima Hari

“Menarik ya, melihat gaya Letkol Teddy ini. Di saat banyak elite politiik pusing cari panggung, pasang baliho di mana-mana, dan tebar janji buat nyari dukungan, Seskab Teddy justru ngasih masterclass gimana cara bangun loyalitas yang sesungguhnya, yaitu mulai dari jaringan yang ia kenal sendiri alias teman angkatannya” kata Hensa panggilan akrab Hendri Satrio Selasa, 4 Agustus 2026 dikutip korankota.co.id.

Berjuang Bersama

Founder lembaga survei KedaiKOPI tersebut memandang, Teddy sangat sadar, bahwa kekuatan aparat dan birokrasi di masa depan perlahan berganti ke angkatan yang lebih muda, seperti angkatannya di Akmil 2011. 

Alih-alih membiarkan rekan-rekannya terjebak dalam ambisi individual atau sikut-sikutan mengejar pangkat, Seskab Teddy justru menyatukan mereka agar berjuang bersama tanpa perlu transaksi politik.

“Lewat reuni dan pesan ‘yang di atas bantu yang di bawah’, dia sudah mengunci soliditas 2011 lintas matra tanpa perlu transaksi politik apa-apa. Ini orkestrasi persahabatan yang sangat cantik, sekaligus mengamankan kekuatan tanpa terlihat bermanuver,” ujar Hensa.

Lebih jauh ia menyoroti bagaimana Teddy meminta rekan-rekannya agar tidak memikirkan ambisi jangka panjang menjadi jenderal semata, melainkan fokus membekali diri sejak dini. 

Langkah Natural

Gaya komunikasi yang luwes dari Seskab Teddy tersebut dinilai jauh lebih efektif dibandingkan pendekatan komando formal.

Hensa membandingkan langkah Teddy yang natural berlandaskan ikatan emosional persahabatan ini, dengan manuver para elite politik sipil yang sering kali berbiaya mahal namun transaksional.

“Politisi kita lagi-lagi harusnya belajar dari cara Teddy merawat jaringan, sangat elegan dan tidak murahan. Dia enggak maksa orang tunduk pakai instrumen kekuasaan, tapi pakai pendekatan dari hati ke hati ala teman seangkatan yang dampaknya justru lebih riil,” ucapnya.

Insting Politik

Bagi Hensa, kapasitas Seskab yang diemban Teddy saat ini memang memberikan daya tawar tersendiri, saat ia berbicara di hadapan ratusan perwira. Namun, kemampuannya merangkul matra Darat, Laut, Udara, dan Kepolisian di bawah tema “Kompak, Kuat, dan Berdampak” menunjukkan kedewasaan dan insting berpolitik yang tajam.

“Dia tahu betul, 15 atau 20 tahun lagi lulusan 2011 inilah yang akan pegang kendali negara. Jadi daripada nanti di masa depan pada berebut pengaruh, lebih baik diikat batinnya dari sekarang.

Teddy membuktikan bahwa investasi politik terbaik itu bukan lewat uang, tapi lewat solidaritas,” tutup Hensa. (*)

Berita Lain

Momen pengamat politik Rocky Gerung (baju batik) dan Seskab Teddy Indra Wijaya bersalaman menjelang perombakan kabinet atau reshuffle kabinet di Istana Negara, Jakarta Pusat pada Senin, 27 April 2026. (Foto: Ist./ Tribunnews.com).

Rocky Gerung ke Istana Saksikan Pelantikan Jumhur Hidayat Menteri LH

28 April 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS