Sabtu, 24 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Suasana di dalam pesawat Batik Air usai seorang penumpang coba buka paksa pintu Darurat (Foto: Ist./ Tangkapan layar).

Penumpang Batik Air Coba Buka Pintu Darurat di Udara

8 Agustus 2026
hms hms
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

JAKARTA, HMStimes –  Peristiwa menegangkan terjadi dalam penerbangan pesawat Batik Air dengan rute Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur (KUL) Malaysia, menuju Bandar Udara Internasional Cochin/Kochi (COK), India, Rabu, 5 Agustus 2026 lalu. Seorang penumpang, JA, yang duduk di dekat pintu darurat (emergency exit) membuat onar hingga membuat awak dan penumpang panik.

Sejak awal, penumpang tersebut menunjukkan gelagat mencurigakan. Hingga akhirnya, dia nekat berupaya membuka jendela darurat, merusak panel jendela di area pintu darurat, serta melakukan tindakan yang mengganggu dan mengancam awak kabin serta penumpang lainnya saat pesawat masih di udara.

Beruntung awak kabin Batik Air sigap menangani penumpang tersebut dengan profesional sesuai prosedur keselamatan seluruh penumpang di dalam pesawat.

“Awak kabin berhasil mengendalikan situasi dan memberikan perlakuan khusus kepada penumpang tersebut, hingga pesawat mendarat dengan aman di Kochi,” kata Corporate Communications Strategic of Batik Air, Danang Mandala Prihantoro, dalam siaran pers yang dilansir Liputan6.com, Jumat, 7 Agustus 2026.

Berita Lain

Target Pembangunan Jalan Tol Baru 13,5 Km Pada 2027

Bandara Soetta Kembali Layani Penerbangan, Usai Terdampak Erupsi Anak Krakatau

Abu Anak Krakatau Capai Jakarta, Dinas Pendidikan Terapkan PPJ

Kapal Induk AS Tinggalkan Thailand Usai Singgah Lima Hari

Penumpang Indisipliner

Ditambahkan, dalam dunia penerbangan, perilaku tersebut dikategorikan sebagai unruly passenger atau penumpang indisipliner. Yaitu penumpang yang tidak mematuhi instruksi awak kabin atau melakukan tindakan yang dapat mengganggu ketertiban, keamanan, maupun keselamatan penerbangan.
 
Setelah pesawat mendarat di Bandar Udara Internasional Cochin (COK), penumpang JA langsung diserahkan kepada petugas keamanan dan aparat berwenang setempat untuk penanganan lebih lanjut serta pendalaman.

Atas kejadian tersebut. Batik Air menegaskan bahwa keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan serta awak pesawat merupakan prioritas utama dalam setiap penerbangan.

“Batik Air tidak memberikan toleransi terhadap segala bentuk tindakan yang dapat membahayakan keselamatan penerbangan dan akan selalu mendukung langkah-langkah yang diambil oleh otoritas sesuai kewenangannya,” ujar Danang. (*)

Berita Lain

Suasana Bandara Soekarno-Hatta pada Senin, 7 September 2026 pagi (Foto: Ist./ detikcom).

Bandara Soetta Kembali Layani Penerbangan, Usai Terdampak Erupsi Anak Krakatau

8 September 2026
Sebuah pesawat milik Maskapai Garuda Indonesia.  (Foto: Ist./ unsplash.com).

Garuda Batalkan Penerbangan, Penumpang Bisa Refund -Jadwal Ulang

7 September 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS