Sabtu, 11 April 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Sales Area Manager Retail Kepri Pertamina Patra Niaga, Bagus Handoko (Foto: Putra Gema Pamungkas)

Pertamina Imbau Warga Kepri Tetap Tenang, Konsumsi BBM Masih Normal

17 Maret 2026
Gema P Gema P
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

BATAM – Kekhawatiran masyarakat terhadap dampak situasi geopolitik global terhadap pasokan bahan bakar minyak (BBM) di Kepulauan Riau belum memengaruhi pola konsumsi energi di daerah tersebut. Hingga pertengahan Maret 2026, pembelian BBM oleh masyarakat tercatat masih berlangsung normal tanpa lonjakan berarti.

PT Pertamina Patra Niaga memastikan distribusi dan ketersediaan BBM di wilayah Kepulauan Riau tetap aman. Pemantauan di berbagai stasiun pengisian bahan bakar umum menunjukkan tidak ada indikasi kepanikan pembelian atau penimbunan oleh masyarakat.

Sales Area Manager Retail Kepri Pertamina Patra Niaga, Bagus Handoko mengatakan, aktivitas penyaluran BBM di lapangan berjalan seperti biasa. Kondisi tersebut menunjukkan masyarakat tidak terpengaruh secara langsung oleh isu global yang berkembang.

“Dari hasil monitoring kami, masyarakat masih membeli BBM secara normal. Tidak ada tanda-tanda panic buying,” kata Bagus di Batam, Selasa (17/3/2026).

Berita Lain

Pemko Batam Kaji Dampak WFH, Belum Ada Keputusan Penerapan

Ekspor Kota Batam Tidak Sepenuhnya Melemah

Polisi Telusuri Penyebab Kematian Ibu dan Bayi di Batu Aji

Bersama KPK, BP Batam Perkuat Pencegahan Korupsi di Kawasan Industri, KEK dan PSN

Menurut dia, isu ketegangan di jalur perdagangan energi dunia, termasuk kawasan Selat Hormuz, tidak berdampak signifikan terhadap suplai BBM di Kepulauan Riau. Sistem distribusi energi nasional dinilai masih mampu menjaga stabilitas pasokan di daerah.

Pertamina juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan. Konsumsi energi secara wajar dinilai menjadi kunci menjaga stabilitas distribusi di tengah berbagai dinamika global.

Selain itu, perusahaan pelat merah tersebut mendorong penggunaan energi secara lebih efisien. Upaya penghematan dinilai sebagai bagian dari tanggung jawab bersama antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.

Dari sisi ketersediaan, stok BBM di Kepulauan Riau dinyatakan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam beberapa pekan ke depan.

“Cadangan BBM jenis Pertalite tercatat sekitar 116.000 kiloliter dengan estimasi ketahanan sekitar 26 hari. Sementara stok Pertamax mencapai sekitar 21.000 kiloliter dengan ketahanan hingga 93 hari,” ujarnya.

Meski demikian, Pertamina menegaskan bahwa data stok bersifat dinamis karena proses distribusi dan pengisian ulang berlangsung secara berkala. Penyaluran BBM terus dilakukan seiring kedatangan suplai baru melalui jalur distribusi laut.

Sebagai contoh, pasokan BBM di depo penyimpanan kawasan Kabil, Batam, secara rutin diperbarui. Penyaluran Pertalite dari fasilitas tersebut dapat mencapai sekitar 3.700 kiloliter, sebelum kembali ditambah pasokan baru dari kapal tanker yang dapat mencapai sekitar 6.000 kiloliter.

Dengan pola distribusi tersebut, Pertamina memastikan kebutuhan energi masyarakat di Kepulauan Riau tetap dapat terpenuhi.

Berita Lain

Pemandangan Kota Batam dengan latar belakang icon Welcome to Batam (Foto: Putra Gema Pamungkas)

Pemko Batam Kaji Dampak WFH, Belum Ada Keputusan Penerapan

10 April 2026
Kepala Imigrasi Batam, Hajar Aswad (Foto: Putra Gema Pamungkas)

Kepala Imigrasi Kepri dan Batam Dicopot Imbas Kasus Pungli WNA

10 April 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS