Kamis, 22 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Presiden Prabowo Subianto (kiri) saat menabuh beduk tanda pembukaan Muktamar NU ke 35 di Lapangan Untung Surapati, Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, Provinsi Jawa Timur, pada Kamis, 27 Agustus 2026. (Foto: Ist./ predidenri.go.id).

Presiden Prabowo Respon Harapan Ketum PBNU Agar Bisa Buka Muktamar 2031

28 Agustus 2026
hms hms
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

JAKARTA, HMStimes – Presiden Prabowo Subianto merespons harapan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (Ketum PBNU), Yahya Cholil Staquf agar dirinya tetap bisa membuka Muktamar ke-36 Nahdlatul Ulama pada 2031 mendatang.
“Tahun 31 itu 3 tambah 1 = 4. 9 tambah 4 = 13. Jadi saya punya dua angka yang selalu hadir di hidup saya: 8 dan 13. Tapi kita ikuti saja kehendak Yang Maha Besar,” kata Prabowo dalam sambutannya pada Pembukaan Muktamar ke-35 NU, di lapangan Untung Surapati, Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Kamis, 27 Agustus 2026 dikutip cnnindonesia.com.

Presiden menyebut menjadi kehormatan besar baginya dapat hadir ke pembukaan muktamar ke-35 NU.

Ia mengatakan NU merupakan institusi besar yang berperan penting dalam perjalanan Indonesia sebagai suatu bangsa. Prabowo menyebut NU merupakan organisasi yang berjiwa patriotik dan memiliki rasa nasionalisme tinggi.

Ia juga mengatakan ulama-ulama dan tokoh-tokoh NU berperan banyak bagi bangsa Indonesia.

Berita Lain

Target Pembangunan Jalan Tol Baru 13,5 Km Pada 2027

Bandara Soetta Kembali Layani Penerbangan, Usai Terdampak Erupsi Anak Krakatau

Abu Anak Krakatau Capai Jakarta, Dinas Pendidikan Terapkan PPJ

Kapal Induk AS Tinggalkan Thailand Usai Singgah Lima Hari

“Ini kehormatan besar bagi saya,” ujarnya.

Lagu Syubbanul Wathan

Presiden Prabowo Subianto juga menyebut lagu Syubbanul Wathan sebagai salah satu simbol kecintaan terhadap tanah air. Ia juga mengaitkannya dengan peran ulama NU dalam menanamkan semangat nasionalisme jauh sebelum Indonesia merdeka.

“Syubbanul wathon yang sekarang menjadi lagu nasionalis, lagu yang dibuat oleh kelompok religius tapi semangatnya adalah semangat cinta tanah air dan semangat nasionalisme yang luar biasa bagi kita semua terutama generasi muda.

Yang menarik adalah bahwa lagu ini diciptakan oleh Kyai Haji Abdul Wahab Chasbullah, delapan tahun sebelum proklamasi kemerdekaan,” kata Prabowo dikutip detik.com.

Sebelumnya Ketua Umum PBNU, Gus Yahya pada kesempatan yang sama melontarkan harapan agar Prabowo dapat kembali membuka Muktamar ke-36 NU lima tahun mendatang.

Awalnya ia menyampaikan apresiasi atas kehadiran Presiden Prabowo sekaligus menyinggung hitung-hitungan angka pada muktamar tahun ini.

“Bapak presiden, kami sangat berbahagia, bergembira, dan sangat berterima kasih atas kehadiran Pak Presiden dan kami mohon Pak Presiden nanti membuka secara resmi muktamar ke-35 NU ini. Dan alhamdulillah otak atik nomornya kelihatannya cocok semua,” kata Gus Yahya.

Setelahnya, Gus Yahya pun mengutarakan keinginannya agar forum tertinggi NU edisi berikutnya pada 2031 kembali diresmikan oleh Prabowo.

“Lima tahun lagi kami akan muktamar lagi, muktamar ke-36 pada tahun 2031. Saya tidak tahu, mungkin ini agak susah untuk diotak-atik untuk menjadi angka yang bagus. Tapi, dalam hati saya, saya berharap semoga nanti dibuka oleh Presiden Prabowo lagi,” ucapnya. (*)

Berita Lain

KH Abdul Hakim Mahfudz, akrab disapa Gus Kikin, terpilih sebagai Ketua Umum PBNU 2026-2031 dengan 472 suara. Ia berkomitmen memperkuat Qanun Asasi NU. (Foto: Ist./ detikJatim).

Gus Kikin Terpilih Ketum PBNU 2026-2031

1 September 2026
Pengasuh Pondok Pesantren, Nadwatul Ummah, Buntut, Cirebon, KH Faris Fuad Hasyim atau Gus Faris. (Foto: Ist./ fraksipkb.com).

Gus Faris Buntet: Rais Aam, Ketum dan Sekjen PBNU Tak Boleh Dicalonkan di Muktamar ke-35 NU

1 Agustus 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS