Selasa, 14 April 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Kapal tugboat milik PT Pradana Samudra Lines terbalik di perairan Tanjung Uncang, Batam (Dok SAR Tanjungpinang)

PT Pradana Samudra Lines Bertanggung Jawab atas Insiden Tugboat Terbalik di PT ASL

7 Maret 2026
Gema P Gema P
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

BATAM – Manajemen PT Pradana Samudra Lines mengakui kapal tugboat yang terbalik di perairan kawasan galangan PT ASL Tanjung Uncang, Kota Batam, Kepulauan Riau, merupakan kapal yang diawaki oleh kru di bawah pengelolaan perusahaan tersebut. Perusahaan menyatakan siap bertanggung jawab penuh terhadap para korban dalam insiden itu.

Manajer Agensi PT Pradana Samudra Lines, Moh. Fatur Akbar mengatakan, perusahaan menanggung seluruh biaya yang berkaitan dengan para awak kapal, mulai dari santunan, klaim asuransi, hingga biaya pemakaman.

“Kami memastikan seluruh korban mendapatkan santunan dan perlindungan asuransi. Biaya pemakaman juga kami tanggung sampai prosesnya selesai, baik yang dilakukan di Batam maupun di luar kota,” kata Fatur, Sabtu (7/3/2026).

Ia menjelaskan, para awak kapal yang menjadi korban memiliki hubungan kerja langsung dengan PT Pradana Samudra Lines sebagai perusahaan penyedia kru kapal. Karena itu, perusahaan bertanggung jawab atas pengelolaan dan penugasan kru yang bekerja di kapal tersebut.

Berita Lain

Wakil Kepala BP Batam Turun Tangan Tindak Aktivitas Tambang Pasir Ilegal Kampung Jabi

Cegah Liarnya Kenaikan Harga BBM di Batam, Li Claudia Chandra Konsolidasikan Pelaku Usaha, Pertamina, dan PLN

BP Batam Rayakan Paskah Bersama Opa dan Oma di Graha Lansia Titian Kasih

Kepala BP Batam Sambut Wali Kota Kupang, Dashboard Investasi Jadi Percontohan

“Kami merupakan manajemen kru. Para awak kapal memiliki kontrak kerja dengan perusahaan kami, sehingga pengelolaan tenaga kerja berada di bawah PT Pradana Samudra Lines,” ujarnya.

Fatur menegaskan, perusahaan lain hanya menggunakan kapal beserta kru yang disediakan, sehingga insiden tersebut tidak berkaitan dengan manajemen PT ASL sebagai lokasi kejadian.

Menurut dia, berdasarkan keterangan awak kapal yang selamat, kecelakaan terjadi ketika tugboat sedang melakukan asist atau membantu pergerakan kapal lain di perairan sekitar galangan.

Saat itu, kondisi arus laut disebut cukup kuat sehingga kapal terdorong hingga akhirnya terbalik. Sebagian kru berada di luar kapal untuk memperbaiki tali, sementara beberapa awak lainnya masih berada di dalam tugboat.

“Menurut keterangan kru yang selamat, arus laut cukup kuat sehingga mereka kesulitan menyelamatkan diri,” lanjutnya.

Meski demikian, ia memastikan seluruh awak kapal telah menjalankan tugas sesuai prosedur operasi standar yang berlaku.

Perusahaan, lanjut Fatur, juga telah berkomunikasi dengan keluarga para korban untuk menyampaikan penjelasan terkait peristiwa tersebut serta memastikan proses penanganan korban berjalan dengan baik.

“Kami sudah berkomunikasi dengan keluarga korban dan mereka telah menerima penjelasan dari perusahaan,” tutupnya.

Berita Lain

Petugas Bea Cukai Batam saat memeriksa isi kontainer limbah di Pelabuhan Batu Ampar (Dok: Bea Cukai Batam)

Ratusan Kontainer Limbah B3 Masih Menumpuk di Batuampar

11 April 2026
ilustrasi kecelakaan kerja (Dok: istimewa)

Kecelakaan Kerja di PT Karyasindo Samudra Biru Shipyard, Satu Orang Meninggal Dunia

11 April 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS